Tak Berkategori  

Manfaatkan Budaya dan Edukasi, Korban Bencana Dapat Dikurangi

PADANG  –Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, bila memanfaatkan budaya, korban bencana dapat dikurangi. Masyarakat harus selalu diberikan edukasi soal bencana.

Hal itu disampaikan JK saat membagikan ilmu tentang penguatan mitigasi dan pengurangan korban bencana kepada peserta Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Riset Kebencanaan di Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumbar, Rabu (2/5).

Dia menyebutkan pengalaman saat menangani korban bencana gempa dan tsunami di Aceh 2004 antara Banda Aceh dan Pulau Simeuleu.

Pada dua tempat tersebut terdapat jumlah korban yang signifikan, di Banda Aceh hingga ratusan ribu dan di Simeuleu hanya belasan.

Menurut dia di Simeuleu telah ada edukasi tanggap bencana dan tsunami sedangkan Banda Aceh, masyarakatnya kurang teredukasi.

Sehingga saat terjadi tsunami masyarakat dengan edukasi kebencanaan baik langsung dapat mengetahui serta mengantisipasi tanda-tanda bencana dengan berlari menjauhi garis pantai dan berkumpul di tempat tinggi.

Sedangkan edukasi rendah akan sulit dan menimbulkan korban yang tidak sedikit.

Inilah kata dia sebagian kecil dari upaya yang perlu dilakukan seluruh warga Indonesia dalam penanggulangan bencana.

Sementara itu, Rektor Unand Prof Tafdil Husni menilai kedatangan Wapres akan memotivasi peserta pertemuan dalam memunculkan motivasi solusi kebencanaan.

Pengalaman penanganan kebencanaan telah banyak tentu hasilnya dapat diaplikasi oleh peserta.

Pada kegiatan prmbukaan PIT kelima itu juga dihadiri sejumlah Menteri antara lain PU-PR, Kominfo, kepala BNPB, kepala BMKG, dan pejabat teras di lingkungan Pemerintah Sumbar serta pimpinan perguruan tinggi di Sumbar. (defil)