Tak Berkategori  

Mantan Pengikut JI Yakin Bom Sarinah Didalangi Jaringan ISIS

Polisi berlindung di balik mobil saat akan menyergap pelaku penyerangan kedai Starbuck di kawasan jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1). (antara foto)
Polisi berlindung di balik mobil saat akan menyergap pelaku penyerangan kedai Starbuck di kawasan jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1). (antara foto)

JAKARTA – Bekas Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah (JI), Mohammad Nasir Abbas /Khaeruddin membenarkan kalau pelaku peledakan bom Sarinah Thamrin yang telah menewaskan enam orang itu, berasal dari kelompok ISIS yang sudah ada lama keberadaannya di Indonesia.

Khaeruddin menyatakan ini kepada wartawan, Kamis (14/1) karena dia melihat peledakan bom tersebut sama persis dengan peledakan bom bunuh di Paris akhir tahun lalu.

“Pelakunya ISIS. Kelompok ini sudah melakukan sinyal-sinyal dan tidak main-main dengan melakukan teror untuk tiga Jenderal Polisi. Harusnya sinyal ini sudah diwaspadai, dengan melakukan penangkapan terhadap ISIS yang sudah ada di Indonesia,” ujarnya.

Dia pun memperkirakan kalau para pelaku sudah mempersiapkan segalanya dengan tidak main-main, seperti menyediakan bahan peledak dengan bahan yang sangat bagus, juga melengkapi diri mereka senjata jenis AAK 47.

“Para pelaku teroris ini melakukan peledakan dengan mempersiapkannya yaitu tidak hanya melakukan peledakan saja, namun juga melakukan penyerangan terhadap aparat kepolisian,” jelasnya.

Karena itu dia mengingat bahwa ISIS adalah hal yang sangat serius, dan aparat sendiri harus segera menangkap para pelaku teroris itu. Apalagi, pelaku bom dari kelompok ISIS ini masih ada di sekitar lokasi.

“Untuk itu polisi diharapkan dapat segera menangkapnya bila tidak ingin terjadi ledakan bom kembali. Pelaku masih menyimpan bom, dan bila terdesak mereka akan meledakan bom yang disimpannya,” (ery satria)