Tak Berkategori  

Membuat CV Online agar Mudah Dilirik Recruiter

SALAH satu tantangan bagi para pencari kerja adalah membuat CV Online yang mudah dilirik oleh para recruiter. Dengan adanya kemudahan teknologi digital, seseorang sangat mudah membuat CV, tetapi tidak semua orang mampu membuat recruiter tertarik memanggilnya.

Curriculum vitae lebih dikenal dengan CV dan resume merupakan gambaran singkat tentang profil serta pengalaman diri untuk menunjukkan kualifikasi terhadap sebuah lapangan kerja. Dengan membuat resume, Anda membantu Recruiter memahami kompetensi Anda.

Namun perlu dipahami bahwa banyak sekali lamaran kerja yang masuk sementara itu jumlah HRD juga tidak banyak, proses screening menjadi cepat dan singkat. Apabila CVnya menarik potensi dipanggil juga tinggi. Tertarik memperbaiki CV, coba klik situs ini.

Membuat CV Online dengan Sederhana

Bagi Jobseeker, biasanya ingin menuliskan segala hal terkait kompetisi dan kemampuan dirinya. Atau ingin menonjolkan kreativitas dalam pembuatan desain CVnya. Tetapi perlu diingat bahwa perusahaan hanya memiliki waktu sebentar, jadi buatlah sederhana.

  • Isi Informasi Penting Terkait Lamaran Pekerjaan

Poin penting ketika melamar pekerjaan adalah mencari tahu kebutuhan perusahaannya, kemudian isikan sesuai dengan kebutuhan tersebut. Gunakan kalimat tegas dan lugas ketika menceritakan pengalaman kerja atau riwayat pendidikan.

Pakai bullet atau poin – poin ketika menjelaskan berbagai informasi tersebut. Bulet memudahkan perusahaan melakukan screening informasi para pelamar kerja. Untuk peletakan, pastikan informasi terkait lapangan kerja di taruh pada bagian paling atas.

  • Fokus Tulis Pengalaman Sesuai Lamaran Kerja

Tidak dipungkiri bahwa Anda bisa jadi memiliki berbagai pengalaman kerja dengan berbagai keahlian, jangan tampilkan semuanya. Pilah – pilah pengalaman yang terkait langsung dengan lapangan kerja yang sedang Anda lamar.

Mencantumkan berbagai pengalaman memang memiliki nilai plus, karena HRD bisa mengenal Anda lebih dalam. Tetapi kecil kemungkinan lolos screening, karena HRD akan dibombardir dengan berbagai informasi sekaligus, sulit menyimpulkan kualifikasinya.

  • Desain Sederhana, Tetapi Mempesona

Banyak orang mulai mengambil model CV dengan desain kreatif, memang secara tampilan visual lebih menarik. Tetapi jangan sampai menariknya resume mengalahkan tujuan utamanya, yaitu memudahkan perusahaan melirik kualifikasi sebagai pelamar kerja.

Tonjolkan Keterampilan, Kunci Membuat CV Online

Resume tidak hanya merupakan rangkuman tentang diri pelamar kerja, merupakan sebuah kanvas untuk menonjolkan keterampilan. Sehingga jangan hanya mengisi format CVnya saja, tetapi tunjukkan sesuai dengan keterampilan yang sedang dilamar.

Contohnya apabila tertarik pada dunia marketing serta akan mendaftar di bidang kerja marketing, tonjolkan kemampuan persuasi pada proses pembuatan resume. Bikin deskripsi tentang dirimu semenarik mungkin, sehingga perusahaan memiliki ketertarikan.

Contoh lainnya, apabila ingin menjadi seorang penulis atau content writer, pastikan resume yang ditulis memiliki struktur bagus. Hanya dengan melihat deskripsi atau rangkuman pekerjaan, pastikan perusahaan bisa mengenali bagaimana kualifikasi Anda.

Begitu juga ketika ingin melamar menjadi desainer, pastikan bisa mengatur layout, memilih kombinasi warna, dan menggunakan font yang tepat. Buatlah desain menarik, tetapi tetap informatif, serta memudahkan HRD memahami pengalaman dan kualifikasi Anda.

Belum banyak orang yang membuat CV online dengan menonjolkan keterampilannya, sehingga terkesan hambar atau hanya menggunakan template semata. Cobalah bereksplorasi, mengubah templatenya hingga sesuai dengan karakteristik diri sendiri.

Semakin terpersonalisasi akan melahirkan hasil resume yang unik, menarik, serta membuat perusahaan ingin tahu lebih dalam tentang diri pelamar. Apabila kesulitan menonjolkan keterampilan diri, pastikan menuliskan alamat portofolio atau sosial media pada CVnya.

Usahakan menggunakan diksi yang powerfull, hindari kata – kata bersifat umum, seperti “pekerja keras”, ganti dengan diksi “mampu menyelesaikan tugas sesuai deadline”. Dengan diksi powerfull dan jelas, memudahkan perusahaan mengenali batas kemampuanmu.

Hindari Membuat CV Online untuk Semua Lamaran Kerja

Terkadang sebagai seorang job hunter, tidak hanya mencoba melamar di satu perusahaan lain, tetapi berusaha menyebar ke berbagai perusahaan, sesuai dengan keterampilan dan kapasitas diri. Meskipun kadang – kadang mencoba berbagai jenis lowongan kerja.

Salah satu kesalahan para pencari kerja adalah menggunakan hanya satu resume untuk berbagai jenis pekerjaan. Padahal setiap pekerjaan memiliki kualifikasi, pengalaman kerja, serta latar belakang pendidikan berbeda – beda.

Untuk setiap jenis pekerjaan, ada baiknya menggunakan resume yang berbeda – beda, disesuaikan kembali dengan kualifikasinya. Misalnya ingin melamar ke posisi content writer, marketing, dan sales sekaligus, karena pernah memiliki pengalaman di 3 bidang tersebut.

Maka solusinya adalah membuat 3 jenis resume, pertama resume untuk melamar jadi content writer, kedua resume untuk marketing, dan terakhir resume untuk sales. Dengan menyesuaikan resumenya sesuai dengan lapangan kerja, lebih mudah menarik recruiter.

Kesalahan para pelamar biasanya mencampurkan ketiga pengalaman serta skillnya, berharap bisa menggunakannya untuk melamar berbagai posisi sekaligus. Hindari, karena profil Anda akan sangat sulit dibaca oleh HRD, sehingga potensi dipanggil juga kecil.

Kunci agar bisa dilirik oleh perusahaan atau recruiter adalah memiliki resume yang menarik serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Salah satu strateginya adalah membuat CV online sederhana, sesuai kualifikasi pekerjaan, serta diksi yang powerfull. (***)