Tak Berkategori  

Mengaku Diturunkan Anaknya di Tengah Jalan, Seorang Kakek Tiga Hari Tidur di Pondok Tangah Sawah

Sebelum dititip di Panti Jompo Sabai Nan Aluih, Suryanto menjalani swab antigen di pondok tempat dia tinggal sejak ditelantarkan anaknya itu.(damanhuri)

Batang Anai, Singgalang – Suryanto, 74, mengaku diturunkan dari mobil oleh anaknya di tengah jalan begitu saja. Mereka berangkat dari Pekanbaru, Provinsi Riau. Namun, kampung asalnya Sungai Pua, Kabupaten Agam. Anak yang menurunkannya itu Suwih namanya.

Ia diturunkan di Simpang Gunuang, Nagari Sungai Buluah Selatan, Padang Pariaman. Suryanto terus berjalan. Ada sekitar`sekiloan berjalan tanpa alas kaki menuju perkampungan hingga tiba di sebuah pondok di tengah sawah, di Korong Gunuang Kanter. Ia pun tinggal di pondok tak berpenghuni itu, sejak Selasa (4/5/2021).

Selama tiga hari, ada saja orang kampung yang iba melihat perasaian orang tua itu dan memberinya makan. Trismayeni, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang tinggal di nagari itu, langsung menghubungi Walinagari Sungai Buluah Selatan, namun sayang tak ada tanggapan.

Dengan walikorong setempat, Trismayeni mengorek cerita dari Suryanto. Banyak cerita sedih yang diceritakan Lansia 74 tahun itu hingga membuat Trismayeni prihantin. Sayang, identitas Suryanto tak ada.

“Kok setega ini anak kandung yang menelantarkan orangtua,” ujar Trismayeni.

Setelah menghubungi Dinas Sosial dan Pihak Puskesmas, akhirnya, Jumat (7/5) Suryanto dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dia mengikuti tes swab antigen, dan hasilnya negatif.

Sesuai kesepakan, Suryanto menjelang lebaran ini dititipkan di Panti Jompo Sabai Nan Aluih Sumbar di Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung.

“Mudahan-mudahan dia sehat di Panti Sosial, dan sehabis lebaran kita akan lakukan rekam jejak kampungnya, dan terus ke tempat tinggalnya, mencari kembali anak dan keluarga serta dunsanaknya,” kata Trismayeni.

Menurut Trismayeni, rekam jejak itu dimulai dari Sungai Pua, Kabupaten Agam. Ini tentunya penting, karena pengakuannya kampungnya di situ. Kalau tak bersua, diteruskan ke Pekanbaru, Riau. (501)