Tak Berkategori  

Menteri ESDM Bantah Presiden Jokowi Perintahkan Penurunan Harga BBM

Sudirman Said (net)
Sudirman Said (net)

JAKARTA – Menteri ESDM Sudirman Said membantah Presiden Joko Widodo memerintahkan penurunan harga bahan bakar minyak dalam waktu dekat.

“Kementerian ESDM baru diminta (Presiden) mengkaji kemungkinan perubahan harga BBM. Tidak ada sama sekali perintah (dari Presiden) menurunkan harga BBM,” katanya dalam rilis, Sabtu (3/10).

Sebagai penanggung jawab sektor ESDM, dirinya sudah meminta tim Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero) mengkaji manfaat dan mudharat jika harus melakukan penyesuaian harga BBM.

“Saya yakin kebijakan terbaik apapun adalah yang memberi manfaat lebih besar dibandingkan mudharatnya. Dan, Pak Presiden sepanjang interaksi saya selama ini, selalu menghormati ‘judgement’ profesional,” ujarnya.

Presiden saat ini sedang terus mencari berbagai solusi bagaimana cara menggairahkan perekonomian yang sedang melambat.

“Kepada semua menteri diminta memikirkan stimulus ekonomi sesuai dengan bidang masing- masing,” lanjutnya.

Pada Rabu (30/9), Sudirman Said mengumumkan harga BBM pada periode Oktober-Desember 2015 tidak berubah atau tetap sama seperti sebelumnya yakni Premium di wilayah penugasan atau luar Jawa-Madura-Bali tetap Rp7.300 per liter, Solar subsidi Rp6.900 per liter, dan Minyak Tanah Rp2.500 per liter.

Namun, pada Kamis (1/10), Presiden Joko Widodo meminta dikaji kembali kemungkinan menurunkan harga BBM, terutama jenis Premium.

Lalu, pada Jumat (2/10), Presiden mengatakan, pemerintah akan mengumumkan apakah akan ada penurunan harga BBM atau tidak pada Senin (5/10). (*/aci)

sumber:antara