Menteri Rini: Keuangan Pertamina Tetap Baik Tanpa Kenaikan Harga Premium

Gedung Pertamina di Jakarta (net)

NUSA DUA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, kondisi keuangan PT Pertamina tetap baik tanpa perlu menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium.

“Oke, enggak apa-apa. Bedanya sangat kecil, dalam arti keuntungan Pertamina tetap baik,” ujar Rini saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

Sebelumnya, pada kemarin sore, Rabu (10/10) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengumumkan soal kenaikan BBM jenis premium menjadi Rp7.000 per liter dari sebelumnya Rp6.550 per liter pada pukul 18.00 WIB. Namun, belum selang satu jam, dirinya mengumumkan kenaikan tersebut dibatalkan dan akan dikaji lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, Rini memastikan pengumuman tersebut kepada PT Pertamina yang kemudian dikatakan tak siap melakukan kenaikan harga BBM jenis premium, bersamaan dengan Pertamax cs.

Meski membatalkan kenaikan tersebut, Rini meyakini keuangan perusahaan plat merah tersebut tetap baik. Dia menyatakan, selalu memeriksa kondisi keuangan Pertamina.

Saat ini, lanjutnya, banyak proyek yang harus dikerjakan oleh perusahaan energi tersebut. “Seperti tadi ada (kerjasama) untuk petrochemical, walau mereka jadi investor tapi kita juga harus tetap partisipasi. Kita juga bicara dengan Eni, Italian Energy untuk mengkonversi kilang, kita pelajari Plaju dan Dumai untuk produksi B100, bukan waktunya lagi bahan baku crude oil (minyak mentah bumi) tapi CPO (minyak kelapa sawit),” paparnya.

Dengan proyek tersebut maka Pertamina bisa mengurangi impor minyak mentah. Hal ini tentunya berdampak baik pada kesehatan keuangan Pertamina. “Ini tentu penting untuk menjaga kesehatan Pertamina dan ini sudah saya review secara detail dengan Bu Nicke (Dirut Pertamina) dna Dirkeu Pak Pahala. Saya yakin kesehatannya tidak terganggu,” pungkasnya dikutip dari okezone. (aci)

Loading...