Tak Berkategori  

MGMP Bahasa Indonesia SMP Solok Selatan Bertekad Majukan Pendidikan

 Usai melakukan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Solok Selatan untuk tahun pelajaran 2017/2018 organisasi tersebut di SMPN 13 Solsel, Liki Senin (17/7). (Afrizal Amir)

Usai melakukan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Solok Selatan untuk tahun pelajaran 2017/2018 organisasi tersebut di SMPN 13 Solsel, Liki Senin (17/7). (Afrizal Amir)

PADANG ARO – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Solok Selatan bertekad untuk memajukan pendidikan. Hal itu terungkap ketika diadakan pertemuan pertama tahun pelajaran 2017/2018 organisasi tersebut di SMPN 13 Solsel, Liki Senin (17/7).

Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Solsel Destria Dona kepada Singgalang mengatakan pertemuan pertama ini beragendakan halal bi halal di antara anggota, penyempurnaan kepengurusan, dan program kerja ke depan.

Sementara itu, untuk kepengurusan diadakan penyempurnaan karena ada pengurus yang sudah diangkat menjadi kepala sekolah dan mengundurkan diri karena alasan tertentu. Lebih lengkapnya untuk ketua tetap dijabat Destria Dona (SMPN 2 Solsel) , wakil ketua terpilih Mardhatillah Aulia (SMPN 3 Solsel) menggantikan Hendra Ningsih (SMPN 14 Solsel) yang mengundurkan diri, sekretaris 1 Arie Hervina (SMPN 4 Solsel), sekretaris 2 Musneli (SMPN 19 Solsel), bendahara 1 terpilih Yunita (SMPN 9 Solsel) menggantikan Oktavarionida yang diangkat menjadi Kepala SMPN 22 Solsel, dan Eva Yulia (SMPN 12 Solsel).

Dona yang didampingi sekretaris Arie Hervina menambahkan karena besarnya wilayah Solok Selatan maka secara teknis MGMP juga dibagi menjadi dua wilayah yaitu wilayah 1 untuk Sungai Pagu dan wilayah 2 Sangir .

Ketua otomatis menjadi ketua wilayah 1 dan wakil ketua menjadi ketua wilayah 2. Namun, sekali dalam sebulan tetap diadakan pertemuan gabungan sebagai evaluasi dan selebihnya pertemuan di wilayah masing-masing. Sungguh pun demikian menurutnya untuk program tetap disamakan.

Adapun program-program yang akan dilaksanakan adalah program peningkatan kualitas guru di antaranya persiapan pretes simpkb, penyusunan bahan naik pangkat, pendidikan karakter, media pembelajaran, dan penyusunan kisi-kisi dan soal.

“Kita akan mendatangkan narasumber yang handal di samping narasumber sendiri, karena kita bertekad meningkatkan kualitas guru sebagai anggota MGMP yang secara tidak langsung juga akan meningkatkan kualitas pendidikan Solok Selatan.” pungkas Dona yang diamini Arie Hervina. (Afrizal Amir)