Tak Berkategori  

Mobil LCGC Masih Jadi Primadona pada 2017

Peluncuran All New Calya (arief pratama)
Peluncuran  All New Calya   (arief pratama)
Peluncuran All New Calya (arief pratama)

JAKARTA – Mobil low cost green car (LCGC) mendapat sambutan yang positif dari masyarakat Indonesia sejak pertama kali muncul pada 2013. Tak heran, total penjualan LCGC setiap bulannya selalu tinggi.

Saat ini, ada delapan model yang berada di segmen LCGC. Kedelapannya adalah Honda Brio Satya, Toyota Agya dan Calya, Daihatsu Ayla dan Sigra, Suzuki Wagon R, serta Datsun GO+ dan GO.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada 2016, penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) di segmen LCGC sebanyak 235.180 unit.

Tahun ini, pasar mobil LCGC diprediksi akan kembali menjadi primadona atau berada di posisi kedua setelah low multi-purpose vehicles (LMPV). “Tetap LCGC memegang peranan dan dia (LCGC) bisa lebih siginifikanlah naiknya,” ujar Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Kedatangan LCGC seven seater pada pertengahan 2016 yaitu Calya dan Sigra, membuat pasar di segmen tersebut semakin ramai. Sebelumnya hanya Datsun yang bermain di segmen LCGC seven seater. Kedua pemain baru tersebut langsung menorehkan penjualan yang sangat baik.

Menurut pria yang akrab disapa Nangoi itu, meski penjualannya tinggi, LCGC seven seater belum terlihat akan “membunuh” five seater. “Saya belum melihat perlu analisis lagi,” terang dia.

Data penjualan Januari-Februari 2017, Calya menempati urutan pertama di segmen LCGC dengan total penjualan sebanyak 19.280 unit. Lalu di posisi berikutnya ada Sigra dan Ayla, masing-masing terjual sebanyak 7.206 dan 7.214 unit. (aci)

agregasi okezone1