oleh

Momen HPN, Peluang Besar Kuliner Sumbar

Kadis Kominfo Sumbar Yeflin Luandri dan Kadis Koperasi dan UKM Zirma Yusri saat berdialog di Sushi FM. (*)

PADANG – Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang dipusatkan di Sumatera Barat, bakal menghadirkan ribuan orang ke Padang. Momen ini peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) daerah ini. Harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Kominfo pada kesempatan talkshow kali ini menggandeng Dinas Koperasi UKM Sumbar untuk membahas wisata kuliner daerah ini. UKM unggulan itu bakal kita masukkan ke website official HPN, buku panduan, leaflet dan lainnya,” ujar Kadis Komunikasi dan IInformasi (Kominfo) Sumbar, Yeflin Luandri, saat talkshow di Sushi FM Sabtu (23/12).

Yeflin mengungkapkan, untuk produk kuliner yang unggul secara statistik seperti rendang bakal dibuatkan videotronnyo. Warga atau wisatawan yang kebetulan berada di dekat videotron akan menyaksikan bagaimana rendang dibuat hingga penyajiannya.

Dinas Kominfo, juga bakal menyiapkan aplikasi West Sumatra in Your Hand (Sumatra Barat dalam Genggaman). Di aplokasi itu nantinya, wisatawan yang datang berkunjung ke Padang dan tempat wisata lainnya di Sumbar dapat petunjuk seputar kawasan yang mereka kunjungi.

“Semua informasi didapatkan dari handphone yang mereka genggam. Kita juga siapkan titik-titik wisata yang menarik dikunjungi serta paket wisata yang bisa ditawarkan. Semua pihak terkait kita ajak bekerjasama untuk menghasilkan yang terbaik buat daerah ini,” ujar Yeflin sembari tersenyum kepada tandem talkshow-nya, Kadis Koperasi UKM Sumbar, Zirma Yusri.

Yeflin pada Sushi Mitra juga memberitahukan HPN 2018 juga bakal menjadi gelaran kuliner saisuak.

Zirma Yusri menyebutkan pelaku usaha kuliner yang ada di Sumbar telah diberi pelatihan-pelatihan. Beberapa pelatihan diprioritaskan untuk pelaku usaha di sekitar lokasi wisata.

“Kita sudah membimbing pelaku UKM di lokasi wisata, begitu juga dinas lain yang terkait. Kita latih untuk mereka untuk memberikan pelayanan yang baik, membuat produk berkualitas dan didukung kemasan yang bagus,” ujar Zirma.

Pria yang kerap membantu koperasi yang nyaris dibubarkan dan bisa aktif lagi dan bisa lebih baik perkembangannya ini memaparkan, pada pelatihan bagi pelaku usaha kawasan wisata itu diberi gambaran tentang keuntungan mereka jika usaha berekelompok dalam bentuk koperasi.

Ia meminta pelaku usaha kuliner untuk menyiapkan produk berkualitas, enak dengan kemasan yang bagus dan menarik. Lalu perbaiki layanan serta tampilkan harga yang jelas.

Para konsumen terutama dari kalangan perantau diminta pula untuk berhati-hati mengupload pengalaman mereka berwisata kuliner di Sumatera Barat. Kalau ditemui ada yang melakukan kesalahan, sebaiknya tegur dan berikan pandangan yang mudah diterima. (zul)

Loading...

Berita Terkait