oleh

Mudik Lebaran, Emma Yohanna  Pantau Kesiapsiagaan di BIM 

 

Anggota DPD RI, Emma Yohanna sedang berbincang dengan Executive GM Angkasa Pura Dwi Ananda Wicaksana dan Senior Manager BIM, Sarno di Customer Service Center BIM. (lenggogeni)

PADANG – Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Emma Yohanna meninjau situasi kesiapsiagaan di Bandara Internasional Minangkabau  (BIM).

Kedatangannya disambut hangat Executive General Manager Angkasa Pura Dwi Ananda Wicaksana dan Senior Manager BIM, Sarno di Customer Service Center.

Dari pantauannya, Emma Yohanna melihat kesiapsiagaan BIM sudah cukup bagus. “Kerjasama yang baik dari berbagai pihak mulai dari Otoritas Bandara (Otban), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, kepolisian dan TNI yang  penunjang fasilitas kedatangan dan keberangkatan penumpang dari BIM,” jelasnya.

Demi kenyamanan dari penumpang, area BIM sudah dilengkapi dengan CCTV nya. “Kita bisa memantau situasi mulai dari kedatangan pesawat, bagasi didistribusikan, fasilitas shalat dan rest roomnya hingga ruang tunggu yang sudah diperlebar. Semuanya dilakukan demi kenyamanan penumpang pulang ke kampung halaman,” jelasnya.

Untuk standar pelayanannya, BIM sudah layak sebagai bandara internasional lainnya. Pada kesempatan tersebut, Emma Yohanna diajak masuk dalam BIM. Selama di dalam bandara ia didampingi Senior Manager BIM, Sarno melihat kenyamanan fasilitas di dalam bandara. Lihat saja di ruang tunggunya sudah dilengkapi dengan fasilitas kursi yang membuat nyaman penumpang dan free internet corner.

Ada ruangan ibu dan bayi yang bisa dipergunakan untuk menyusui dan menganti popok bayi. Kebersihan di restroom/toiletnya dan mushala tetap dijaga. Disediakan pula, toilet khusus penyandang disabilitas. Ada pula Banua Premiere Lounge, ruang tunggu eksekutif di Bandara.

Untuk kendala yang dihadapi di BIM, tidak terlalu signifikan, karena sudah bisa diatasi. Untuk tahun ini, bandara kebanggaan urang minangkabau itu sedang tahap perlebaran. Semua itu dilakukan memenuhi kebutuhan transportasi udara masyarakat Sumbar dan wisatawan yang datang ke daerah itu. Apalagi, Sumbar sudah ditetapkan sebagai salah satu tujuan wisata halal dunia. (lenggogeni)

Loading...

Berita Terkait