Tak Berkategori  

MUSORPROVLUB KONI Sumbar 16 JUNI, Total Pemilik Hak Suara 82 Voters

PADANG – Musyawarah Olahraga Provinsi Komite Olahraga Nasional Indonesia (Musorprovlub KONI) Sumbar bakal dihelat 16 Juni mendatang di Hotel Axana, Kota Padang. Agenda utamanya pemilihan Ketua Umum KONI Sumbar masa bhakti 2021-2025.

Dari 70 pengprov cabor dan 19 KONI kabupaten/kota hanya yang berhak memiliki suara pemilih sebanyak 82 voters (pemilih). Rinciannya 70 pengprov cabor sebanyak lima (5) masa kepengurusannya sudah habis alias tidak legitimej lagi.

Kelima cabor itu baseball/softball (Perbasasi) yang telah habis masa kepengurusannya 19 April 2021 silam. Drum band (PDBI) sudah habis 11 September 2021. Yong moodo (FYI) habis masa baktinya 15 Juli 2021, Rugby (FRUI) habis masa baktinya 24 November 2017 silam. Satu lagi, Olahraga Pegawai Negeri (Bapor KOPRI) yang habis masa baktinya 2021 lalu.

Satu cabor lainnya berkuda (Pordasi) tetap diundang namun statusnya hanya sebagai Peninjau. Kenapa? Pada 1 Juni 2022 lalu, Pordasi baru saja usai menggelar Musorprov. Artinya, SK kepengurusan yang baru Pordasi belum diterbitkan PB Pordasi.

Jadi, dari 70 Pengprov Cabor yang berhak sebagai peserta sebanyak 64 dan satu (Pordasi) sebagai peninjau saja.

Lalu, KONI daerah bagaimana? Dari 19 sebagai peserta hanya 18 dan satu sebagai peninjau yakni KONI Kabupaten Agam, karena baru usai Musorkab pada 2 dan 3 Juni 2022 lalu. Sehingga total peserta nantinya 82 voters plus satu utusan KONI Sumbar lama dan satu utusan dari KONI Pusat.

Wakil Ketua Umum I KONI Sumbar, Fazril Ale membenarkan hal itu. “Ketetapan itu berdasarkan AD/ART dan PO KONI serta hasil rapat pimpinan KONI Sumbar yang kita gelar pada Rabu (8/6),” kata Fazril Ale.

“Kita berpatokan pada legitimasi. Jadi, yang berhak memberikan suara pada Musorprovlub KONI Sumbar nanti adalah KONI daerah serta Pengprov Cabor yang memiliki SK kepengurusan yang masih berlaku,” sambung Ale -sapaannya- yang sekaligus sebagai SC Musorprovlub.

Ale menambahkan, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) hanya menjalankan regulasi yang dimandatkan oleh KONI Sumbar.

“Dasarnya adalah Rapat Koordinasi dan Konsultasi bersama KONI daerah dan Pengprov Cabor pada 25 Mei lalu di Padang. Apa yang diputuskan saat itu, itulah yang menjadi patokan mereka dalam berkerja,” terang Ale.

Terakhir, Ale berharap musorprovlub berjalan lancar dan melahirkan pemimpin KONI Sumbar yang mampu membawa perubahan dan menjadikan organisasi lebih baik ke depan.

“Itu harapan kita semua. Musorprovlub berjalan aman dan lancar sekaligus melahirkan pemimpin yang baru,” tutup Ale yang juga Ketua Umum Kick Boxing Sumbar tersebut.(*/mat)