oleh

Nama Almarhum Munir Diabadikan Sebagai Nama Jalan di Den Haag

Istri pegiat HAM almarhum Munir, Suciwati berpose usai memberikan keterangan pers terkait nama jalan Munirpad di Kantor Kontras (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Istri pegiat HAM almarhum Munir, Suciwati berpose usai memberikan keterangan pers terkait nama jalan Munirpad di Kantor Kontras (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

JAKARTA – Nama aktivis hak asasi manusia Munir Said Thalib diabadikan oleh Pemerintah Belanda sebagai salah satu nama jalan sepeda di Kota Den Haag.

Istri Munir, Suciwati mengatakan “Munirpad” atau Jalan Munir akan diresmikan oleh Wali Kota Den Haag Jozias van Aartsen pada 14 April mendatang.

“Jalan Munir ini sudah mulai digulirkan sejak 2011, ketika saya datang ke Belanda dalam undangan pemutaran film-film HAM, Wali Kota Den Haag berjanji pada saya akan membuat Jalan Munir,” katanya.

Penggunaan nama Munir sebagai sebuah jalan sepeda di Kota Den Haag merupakan penghargaan atas perjuangan para aktivis HAM di Indonesia.

Dia menyayangkan penghargaan itu muncul bukan dari Pemerintah Indonesia.

“Ini jadi peringatan bagi Negara kita, yang masih abai terhadap penegakan hak asasi manusia. HAM ini hanya dipakai sebagai ruang kekuasaan, bukan sebagai upaya penegakan menjadi nyata,” jelasnya.

Suciwati juga menyesalkan Pemerintah lambat dalam upaya menegakkan keadilan HAM di Tanah Air.

“Ironis ya, negara lain memberi penghargaan sedangkan negara sendiri memberi ruang bagi pelaku pembunuhan Munir, bahkan pelaku yang sudah dipenjara juga dapat pembebasan bersyarat,” kata Suciwati.(*/aci)

Loading...

Berita Terkait