Tak Berkategori  

Napi Edarkan Sabu di Lapas Dharmasraya

Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto didampingi Kasat Resnarkoba, Iptu Pj Nababan memperlihatkan barang bukti. (roni) aprianto)
Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto didampingi Kasat Resnarkoba, Iptu Pj Nababan memperlihatkan barang bukti. (roni aprianto)

DHARMASRAYA – Narapidana pindahan dari Lapas Solok berinisial DF diduga jadi pengedar sabu di Lapas Klas III Dharmasraya yang ditangkap bersama delapan orang lainnya beberapa hari lalu.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Roedy Yoelinto didampingi Kasat Resnarkoba, Iptu Pj Nababan dalam jumpa pers di Mapolres setempat, Kamis (2/8) mengatakan, dari tes urine yang dilakukan terhadap sembilan narapidana yang digerebek itu, enam dinyatakan positif narkoba.

Dari enam orang tersebut, salah satunya DF diduga jadi pengedar sabu di Lapas. Narapidana kasus pencurian dengan kekerasan itu diduga menjual sabu ke napi lain. Sementara ia baru tiga bulan menghuni Lapas itu, setelah dipindahkan dari Lapas Solok.

Kapolres menyayangkan fakta tersebut. Pasalnya Lapas seharusnya menjadi
tempat untuk melakukan pembinaan bagi mereka yang tersandung hukum agar
bisa menjadi karakter yang baik, tetapi justru menjadi tempat peredaran
narkoba.

“Kami bertekad dan mengajak masyarakat serta seluruh lembaga yang berkompeten untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Dharmasraya, termasuk di lembaga pemasyarakatan Dharmasraya,” tegasnya.

Mantan Kapolres Padang Pariaman itu juga mengingatkan agar pihak Lapas Klas IIIB Dharmasaraya untuk tidak main-main dan ikut serta dalam memuluskan tindak melawan hukum. “Kita akan lakukan koordinasi dengan pihak lapas serta akan memberikan penyuluhan kepada seluruh pegawai Lapas,” ulasnya. (ron)