oleh

Nasrul Abit Carikan Solusi Kelangkaan Solar Subsidi

PADANG – Kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar subsidi yang terjadi hampir di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Ranah Minang beberapa hari belakangan, menyita perhatian Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit.

Sadar dampak dari kelangkaan BBM itu dapat membuat suasana menjadi tidak kondusif, terutama disektor ekonomi, membuat Nasrul Abit bergerak cepat mencari solusi agar persoalan itu dapat segera teratasi.

Biro Ekonomi, Kadis ESDM dan Kadishub Sumbar, Pertamina, DPD Organda Sumbar dan Pengurus Hiswanamigas pun, pada Senin pagi kemarin dipanggil khusus untuk membahas dan mencari solusi terkait.

Hasilnya , Pertamina akan memenuhi kebutuhan solar pada SPBU hingga akhir Desember 2019. Selain itu, menjelang akhir tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama dengan otoritas terkait, juga akan melakukan sosialisasi terhadap pengusaha angkutan dan industri tentang pembatasan kuota BBM sesuai dengan Perpres 191 tahun 2014.

Sementara untuk premium, Pertamina juga memastikan akan menjaga kestabilan pasokan dan bersama Pemerintah Daerah akan melakukan sosialisasi penggunaan BBM bersubsidi kepada masyarakat pada awal Desember 2019.

“Sudah satu minggu lebih disemua SPBU di Sumbar ini terjadi kelangkaan solar, antrean 1 sampai 3 kilometer. Ini tentu saja membuat suasana tidak kondusif, terutama disisi ekonomi. Untuk itu, saya sudah laksanakan rapat dengan pihak dan instansi terkait,”kata Nasrul Abit, Selasa (12/11).

Pada saat pertemuan itu kata Nasrul Abit, pihaknya meminta kepada Pertamina untuk segera menyikapi hal ini. Bahkan lebih dari itu, kita juga meminta agar kuota BBM yang semula sempat dikurangi sembilan persen, agar dapat dikembalikan lagi sehingga kondisi bisa normal kembali.

“Kita kemarin minta Pertamina, sikapi hal ini segera dan agar menambah kuota BBM untuk Sumbar yang semula dikurangi sembilan persen, agar sekarang kuota itu dikembalikan lagi sehingga kondisi bisa kembali normal,”ujar Nasrul Abit.

Menurut Nasrul, berdasarkan kesepakatan terakhir, Pertamina akan menambah kuota BBM 10 persen dari kuota yang ada. Maka dari itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumbar untuk tidak lagi gelisah. Pemerintah bersama rakyat. (rel)

 

Loading...

Berita Terkait