Negara Tak Mau CPNS Terpapar Radikalisme

×

Negara Tak Mau CPNS Terpapar Radikalisme

Sebarkan artikel ini
Pemred Singgalang Khairul Jasmi bersama Wapres di Jakarta, Jumat (17/1) (ist)

JAKARTA – Negara tidak mau CPNS terpapar radikalisme, karena itu seleksinya harus dilakukan secara benar. Penanganan radikalisme sudah mulai dilakukan secara terkoordinasi.

“Semua elemen harus bekerja sama, bukan sama-sama bekerja,” Kata Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin kepada para pemimpin redaksi di Jakarta, Jumat (17/1).

“Apa itu radikalisme, ya buruk, analog dengan kamu tak berakhlak, itu artinya buruk, jadi konotasinya sudah benar, meski dalam pengertian lebih dalam radikal bisa positif, namun tatkala bicara radikalisme, orang sudah tahu, itu buruk,” kata Wapres.

Menurut dia, penanganan radikalisme harus terkoordinasi antara kementerian dan lembaga, apalagi dengan masyarakat. “Perlu ada informasi yang jernih kepada warga negara, semacam imunisasi, agar rakyat tidak tertular radikalisme,” kata Wapres menjawab wartawan.