Ngamuk di Pinggir Lapangan, Guardiola Beruntung Tak Diusir Wasit

Josep Guardiola (net)

MANCHESTER – Manchester City memang menang di laga melawan Liverpool pada pekan ke-21 Liga Inggris 2018-2019, Jumat (4/1) dinihari WIB, dengan skor 2-1. Kemenangan itu terasa sempurna karena The Citizens –julukan Man City– meraihnya di kandang sendiri, yakni di Etihad Stadium.

Akan tetapi kemenangan yang sempurna itu hampir saja tercoreng apabila pelatih Man City, Josep Guardiola diusir dari pinggir lapangan oleh wasit pertandingan tersebut, yakni Anthony Taylor. Pasalnya menurut laporan dari The Sun, Jumat (4/1), Guardiola sempat mengamuk karena menganggap wasit membiarkan Liverpool melakukan pelanggaran yang bisa merugikan Man City.

Kejadian itu tepat berlangsung di beberapa menit sebelum laga berakhir, di mana pada saat itu Man City sedang unggul 2-1 dari Liverpool. The Reds –julukan Liverpool– yang tertinggal langsung mencoba menyerang balik. Lalu ada momen di mana Mohamed Salah melakukan sebuah penyerangan yang amat berbahaya di dalam kotak penalti Man City, namun tendangan pemain asal Mesir itu masih mampu diantisipasi oleh Ederson Moraes.

Momen penyerangan itulah Guardiola melihat Liverpool melakukan pelanggaran. Meskipun tendangan Salah tersebut masih bisa dihalau, namun Guardiola merasa itu sangat berbahaya dan karena itulah ia memprotes mengapa wasit tidak memberikan pelanggaran. Pertama Guardiola mencoba protes kepada pihak ofisial yang berada di pinggir lapangan.

Akan tetapi keluhannya itu tak digubris oleh pihak ofisial tersebut. Kemudian mantan pelatih Barcelona itu mencoba berbicara langsung dengan wasit pertandingan, Taylor, namun hakim laga itu juga tak mempedulikan protesnya itu. Alhasil Guardiola pun tampak mengamuk dan memperlihatkan aksi-aksi kemarahannya. Beberapa kali ia menunjuk pihak ofisial.

Banyak yang menilai bahwa apa yang dilakukan Guardiola itu layak untuk diusir dari pinggir lapangan oleh wasit, namun Taylor memilih untuk tetap membiarkan pelatih berpaspor Spanyol itu tetap menemani Man City hingga laga berakhir.

Kemarahan Guardiola itu pun bukan tanpa alasan. Ia khawatir jika di pertandingan tersebut Man City gagal meraih kemenangan dari Liverpool. Pasalnya dengan meraih kemenangan, maka peluang Man City untuk menjuarai Liga Inggris 2018-2019 kembali terbuka lebar karena jarak poin antara timnya dengan Liverpool yang berada di puncak klasemen hanya terpaut empat angka saja. (aci)

Loading...