Tak Berkategori  

Orang Tua Murid di Bukittinggi Pertanyakan Perbedaan Libur Sekolah 

Suasana belajar tatap muka di salah satu sekolah di Padang. (Desrian)

Bukittinggi, Singgalang – Sejumlah orangtua murid mempertanyakan mengapa terjadi perbedaan libur antara Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Murid-murid di Kabupaten Agam telah memulai proses belajar mengajar pasca libur lebaran tahun 1443 H, Senin, 09 Mei 2022. Sementara, di Kota Bukittinggi, siswanya datang ke sekolah Selasa, 17 Mei 2022.

“Kita juga heran, mengapa antara Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi dan Dinas Pendidikan Agam tidak berkordinasi menetapkan libur dan sekolah kembali. Pasalnya, ada orangtua murid yang tinggal di Kubang Putiah, satu anaknya sekolah di Agam dan satu lagi bersekolah di Kota Bukittinggi. Ternyata, liburnya berbeda dan hal ini menimbulkannya pertanyaan, kok bisa berbeda?” sebut orangtua murid Evi Warniza asal Kubang Putiah.

Pantaua Singgalang di Kubang Putiah, murid SD dan MTSN Kubang Putiah sudah mulai sekolah sejak Senin, (09/05). Tampak sejumlah orangtua murid mengantarkan anaknya untuk memulai proses belajar mengajar di hari pertama masuk sekolah, pasca libur Idul Fitri 1443 H.

Sejatinya, sebut Tokoh Masyarakat Nagari Kubang Faisal Dailami, dua daerah yang bertetangga dekat ini, liburnya sama. Pasalnya, nagari yang bersebelahan dari Tigo Baleh Bukittinggi itu, banyak yang bekerja ke Bukittinggi dan karena sistem zonasi dalam penerimaan murid, terpaksa anaknya sekolah di Agam karena KTPnya Agam.

Ia berharap kepada kedua Dinas Pendidikan yang bertetangga ini dapat berkordinasi sehingga liburnya sama. Dengan berbedanya waktu libur ini, mengundang tanda tanya bagi masyarakat. “Kok bisa ya berbeda, waktu libur dua daerah yang bertetangga ini. Jenjang SMA dan SMK yang sudah milik Povinsi Sumbar juga memulai kegiatan belajar mengajar sejak Senin, 09 Mei 2022. Ke mana kami harus bertanya”, ujar salah seorang orangtua murid yang anak sekolahnya di SMAN 2 Bukittinggi. (as)