Tak Berkategori  

Pariaman Laksanakan Aktivitas, Belajar Mengajar Tatap Muka

Kanderi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.(ist)

PARIAMAN – Sempat terhenti sekitar satu bulan, sekarang aktivitas belajar-mengajar secara tatap muka kembali digelar di Kota Pariaman. Namun semua dibatasi sesuai protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pendidian Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi, kepada wartawan, Senin (9/8), mengatakan karena masih Pandemi Covid-19, siswa sekolah dibagi menjadi dua bagian. Jadi, misalnya, sebagian masuk kelas, belajar secara tatap muka dan 50 parsen lagi belajar di rumah.

Kemudian, ulas Kanderi, pada esok harinya, siswa yang tadinya belajar di rumah, membahas dan mengerjakan soal-soal yang diberikan guru, giliran mereka pula untuk belajar secara tatap muka. Sedangkan yang lain belajar di rumah. Artinya bergiliran.

Selain jumlah siswa, jam belajarnya pun dipangkas. Hanya sekitar 50 parsen dari waktu normal. Kalau biasa tujuh jam dalam sehari, dijadikan 3,5 jam dan, itu diperioritaskan buat pelajaran yang dianggap sulit dan memang perlu dibahas secara tata muka bersama guru.

Dalam kondisi pandemi sekarang, aku Kanderi, pihaknya sengaja tidak membagi siswa untuk sebagian belajar pagi dan sebagiannya lagi belajar siang, yaitu karena khawatir akan terjadi kerumunan. Terutama pada saat pergantian jadwal.

Tegasnya, ulas Kadisdikpora, belajar mengajar secara tatap muka dilaksanakaan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang sanagat ketat. Selain menjaga jarak, para siswa dan guru juga harus memakai dan mencuci tangan.

Kadisdik Kanderi berharap, guru-guru dan pelajar di daerahnya mau disiplin melaksanakan Prokes. “Mudah-mudahan dengan cara itu, aktivitas belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan Pandemi segera berlalu,” ujarnya.

Sementara menurut data yang diperoleh, Pariaman yang sempat berada di level 4, sekarang berada di level 3. Dengan membaiknya kondisi itulagh, pemerintah mencoba untuk kembali melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka.

Dan, menurut data yang diperoleh, warga Kota Pariaman yang terpapar Covid-19 hingga Sabtu kemarin telah mencapai 1.467 orang. Dari jumlah itu, sekarang 1.227 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh. Sedangkan 190 orang menjalani isloasi mandiri, 16 orang dirawat di rumah sakit dan 34 orang meninggal.

Seperti juga diberitakan beberapa hari lalu, warga Kota Pariaman yang telah mengikuti program vaksinasi sudah mencapai 11.911 orang. Yaitu, 243 orang diantaranya lansia, 5.985 orang petugas publik, 4.244 orang masyarakat dan 161 orang anak-anak. (213)