Tak Berkategori  

Pasar Alahan Panjang Terbakar, 12 Kios Hangus Menjadi Abu

Kobaran api tengah malam buta , Selasa (18/6) dini hari menghanguskan Pasar Nagari Alahan Panjang. (Ist)

AROSUKA  РTengah malam buta, masyarakat nagari Alahan Panjang kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok dikejutkan dengan kebakaran dasyat yang melanda pasar nagari setempat.

Dari Informasi yang diperoleh, kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 12 kios dan kedai itu terjadi, Selasa (18/6) sekira pukul 02.30 Wib. “Api menjalar begitu cepat. Diperkirakan berasal dari salah satu warung yang diduga karena arus pendek,” tutur Hafni Hafiz, tokoh masyarakat setempat kepada Singgalang.

Menurutnya, setidaknya sebanyak 12 unit kedai hangus, 10 unit rusak parah. Di sana ada kedai nasi, fotocopy, warung barang harian.

Berkat kesigapan Damkar serta bantuan masyarakat, api bisa dipadamkan sekira pukul 03.30. “Di Alahan Panjang ada mobil unit Damkar yang standby, sehingga petugas Damkar bersama masyarakat berhasil memadamkan api,” katanya.

Sementara itu, Walinagari Alahan Panjang Zulkarnaini mengatakan, begitu kebakaran terjadi masyakat Alahan Panjang berhamburan keluar rumah untuk melakukan bantuan pemadaman. Satu unit mobil Damkar Kabupten Solok yang dikosentrasikan di kawasan Alahan Panjang berjibaku bersama masyarakat memadamkan api selama satu jam lebih.

Mengingat kondisi bangunan tua yang mayoritas terbuat dari kayu, tutur Walinagari, kobakaran api merambat dengan cepat sehingga sulit dikendalikan. Warga yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya juga tak mampu berbuat banyak.

Api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 04.00 wib menjelang subuh , setelah 1 tim pemadam dari Kabupaten Solok yang biasa standby di Alahan Panjang turun ke lokasi kejadian berjibaku bersama warga setempat. “Ada 12 petak toko yang posisinya saling berdempet, habis semua. Sementara 10 petak lainnya rusak parah,” terang Zulkarnaini.

Disebutkannya, pasar tradisional tersebut merupakan pasar serikat 7 nagari yang ada di Lembah Gumanti. “Pasar ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat yang ada di wilayah selatan Kabupaten Solok, kami berharap kepada pemerintah untuk segera mencarikan solusi bagi pedagang yang ada di sini,” ujarnya.

Terkait kejadian itu, Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Lembah Gumanti Iptu Amin Nurrasid membenarkan kejadian itu. Para korban yang kiosnya mengalami musibah kebakaran, menurut Kapolsek merupakan milik Peri (48) warga Salimpat, Hendro (35), Deni (35), Tek Enti (55), Nanda (38) dan Jamalus (50), semuanya warga Alahan Panjang.

“Ada sebanyak 18 kios yang terbakar. Sedangkan enam kios diantaranya dalam keadaaan kosong,” ujar Amin Nurasyid.

Kendati penyebab kebakaran diperkirakan karena korsleting arus pendek, namun pihak kepolisian Lembah Gumanti masih terus melakukan penyelidikan. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran Pasar Alahan Panjang ini. Kerugian diperkirakan sedikitnya Rp 800 juta,” sebut Amin. (rusmel)