oleh

Pasar Padang Panjang tak Aman, Pedagang Mengeluh

Pasar Padang Panjang. (akumassa)

PADANG PANJANG – Pedagang di Pasar Padang Panjang, terutama yang berjualan di kedai non parmanen dan penampungan, mengeluhkan kondisi keamanan di pasar tersebut.

Pasalnya, sejak dua tahun terakhir sering kali kedai mereka dibongkar maling. Bahkan ada sejumlah pedagang yang mengaku sudah beberapa kali kedainya kemalingan.

“Malam tadi kedai saya kembali di maling. Ini sudah yang keempat kalinya dalam dua tahun terakhir,” kata Yaldi Yarman, salah seorang pedagang barang harian kepada Singgalang, Senin (21/5).

Yaldi yang juga wartawan koran mingguan itu mengaku, pada kasus yang keempat kalinya itu ia kehilangan dua karung beras. Pada kasus pertama hingga ketiga, barang yang dibawa kabur maling bukan hanya beras tapi juga barang harian lainnya. “Kali ini saya tidak lagi membuat laporan ke polisi, karena saya kecewa tiga kasus sebelumnya tak kunjung tertangkap pelakunya. Buat apa bikin laporan, kalau hasilnya nihil,” ujarnya kecewa.

Bukan hanya Yaldi, pedagang lainnya juga mengaku kedainya beberapa kali dikupak maling. Beberapa kali dilaporkan, hasilnya juga sama, nihil atau pelaku tak kunjung tertangkap.

Banyaknya kasus pencurian di Pasar Padang Panjang disebabkan dua hal. Pertama, pengamanan swakarsa pasar tidak lagi ada. Kedua, kedai yang tidak permanen dengan mudah dikupak maling. (jas)

 

News Feed