Pascabom di Surabaya, BIM Perketat Arus Masuk

TNI/Polri melakukan pemeriksaan arus masuk ke BIM. (*)

KETAPING – Pasca tragedi bom di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memperketat pemeriksaan masuk ke bandara tersebut. Semua kendaraan yang akan memasuki areal bandara diperiksa dengan teliti oleh petugas PAM Terpadu yang terdiri dari gabungan TNI AU, TNI AL, unsur kepolisian dari Polsek BIM dan juga Avsec atau petugas keamanan bandara di gerbang masuk.

“Upaya ini adalah bagian dari antisipasi dan kami ingin masyarakat tahu, bahwa BIM terus berusaha menjaga keamanan bandara untuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang BIM, Dwi Ananda Wicaksana.

Dwi mengatakan, jajarannya harus selalu siap dalam kondisi apapun untuk memmberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa bandara. “Menciptakan rasa aman dan nyaman adalah salah satu target yang harus dipenuhi oleh para petugas kita di lapangan,” katanya lagi.

Dipaparkannya, sampai saat ini, pihaknya belum mengajukan penambahan personil pengamanan kepada komite keamanan bandara, karena personil Kepolisian Polres Padang Pariaman melalui Polsek BIM dan BKO TNI serta petugas Avsec dinilai cukup untuk melakukan pemeriksaan di tingkat awal, yaitu di gerbang bandara.

“Untuk pemeriksaan penumpang dan pengunjung, tetap sesuai ketentuan dan SOP yang berlaku. Itu harga mati yang dipegang teguh oleh para petugas bandara. Sesuai dengan salah satu tagline keamanan, yaitu safety first,” tegasnya lagi. (yuni)

Loading...