Pedagang Thamrin City Bentuk Ikatan Perantau Minang

Pengurus IPM. (*)

JAKARTA  – Berlatar kepedulian sosial, sejumlah pedagang Ranah Minang di Thamrin City, Jakarta Pusat, mendirikan Ikatan Perantau Minang (IPM).

Ditemui di Thamrin City, Senin (5/2/2018), Jhonrizal Tanjung, pendiri IPM mengungkapkan, alasan berdirinya IPM salah satu agar tidak terjadi lagi perantau Minang yang meninggal karena kesulitan ekonomi.

“IPM hadir dari rasa kepedulian sesama perantau Minang,” ucap Jhonrizal.

Lebih lanjut Jhonrizal juga mengatakan, IPM juga menyediakan bantuan hukum bagi para perantau Minang yang tersandung hukum.

“Yah,  jadi ada advokasinya. Jadi organisasi ini,  tidak hanya membantu para perantau untuk memulai usaha, tapi juga dapat mengayomi semua aktivitas positif.  Namun,  bukan jadi wadah politik praktis,” jelasnya.

IPM berharap dukungan Pemprov Sumatera  Barat, sehingga organisasi ini dapat diketahui secara luas dan tidak diragukan keberadaanya.

“Secepatnya kami akan mengundang Pak Guberneur untuk meresmikan berdirinya IPM, ” tega Jhonrizal. (dudung)

Urainya lagi,  bahwa anggota IPM kini sudah mencapai ratusan. Terdiri dari beragam usaha dan dari beragam daerah Sumbar.

“Jadi tidak dari satu daerah saja. Misal Bukit Tinggi.  Yang penting orang minang dan mau mengisi formulir, ” tuntasnya.  Dudung.