Pekan Budaya Paninjauan Baralek Gadang 2022 akan Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77

PANINJAUAN – Mengambil moment merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-77, Generasi muda Nagari Paninjauan, Kec. X Koto, Kabupaten Tanah Datar, akan menggelar sejumlah kegiatan yang dikemas dengan label “Paninjauan Baralek Gadang. Rangkaian acara ini akan berlangsung 18-21 Agustus 2022.

Kegiatan pekan budaya ini digagas oleh Lembaga Unsur Pemuda di Nagari Paninjauan dan dimotori oleh Karang Taruna dan Komisariat Pemuda di empat jorong.

“Pada prinsipnya, dengan kegiatan ini kami bisa semakin mempersatukan anak nagari Paninjauan, dan meninggalkan ego jorong masing-masing. Alhamdulillah, para pemuda di Komisariat empat jorong beserta Karang Taruna solid, terwakili, dan bahu membahu di kepanitiaan.”kata Firdaus, SE, yang bertindak sebagai Ketua pelaksana.

Mengusung tagline; “Ka mudiak saantak galah, ka hilie sarangkuah dayuang” ini, aneka acara yang disiapkan memang cukup beragam, kreatif, dan menarik.

Mulai dari yang kental unsur tradisionalnya, ada pula kegiatan yang khas 17 Agustus-an, sampai kepada acara yang bersifat hiburan dan pesta rakyat.

Rangkaian acara selama empat hari itu diyakini akan membuat Nagari Paninjauan semarak selama event berlangsung.

“Ke depan kita akan berusaha mewujudkan Paninjauan baralek gadang ini menjadi iven tahunan dan menjadi icon nagari.” lanjut Firdaus, yang didampingi Sekretaris Panpel, Abdul Rahim, SE, ME dan Bendahara Lesva Emira, Senin (8/8) malam.

Acara akan dibuka dengan pawai keliling Nagari Paninjauan tanggal 18 Agustus 2022, yang melibatkan drum band TPA dari tujuh Mesjid, sekolah, komunitas, bundo kanduang, PKK, kelompok tani dan sebagainya. Pawai ini diperkirakan akan diikuti sekitar 2000 orang.

“Biasanya mayarakat Paninjauan selalu ke Kota Padang Panjang untuk menyaksikan pawai 17 Agustus, sekarang sengaja kita buat di kampung sendiri. Ini hal yang baru, secara ekonomi kita harapkan juga berdampak bagus bagi masyarakat.”timpal Abdul Rahim.

Selain itu juga ada acara berbau tradisional, seperti lomba memasak Cangkuak, stand kuliner tradisonal, makan bajamba, pentas seni tradisional seperti randai dan gandang tambua. Ada juga alek buru babi yang bakal diramaikan oleh para penikmat berburu di Paninjauan dan sekitarnya.

Tidak ketinggalan acara yang beraroma kekinian seperti lomba mewarnai dan solo song, lomba fotografi, pertandingan sepakbola badunsanak yang melibatkan pemain dari empat jorong, serta stand pameran yang menampilkan karya anak nagari Paninjauan.

Tentunya juga tak luput acara bernuansa Islami, yakni Tabligh Akbar yang akan melibatkan BKMT Kecamatan dan Kabupaten di Mesjid Al Wustha, dengan menghadirkan penceramah Drs. H. Maswardi.

Sedangkan acara yang berbau 17 Agustus-an adalah Panjek pinang, yang mengambil venue di Bulaan Tabek.”Kita buat acara panjek pinang sedikit ekstrim, yaitu batang pinang diposisikan miring ke kolam yang sudah disiapkan. Nanti peserta yang jatuh akan disambut oleh kolam.”kata Abdul Rahim lagi.

Sedangkan puncak acara yang diadakan Sabtu, 20 Agustus, akan digelar acara Kim di Gedung Serbaguna Paninjauan. “Ini menjadi malam hiburan bagi masyarakat Paninjauan, dan dimeriahkan dengan lelang ayam singgang dan kue.”kata Firdaus.

Firdaus dan Abdul Rahim sepakat, walau dihadapkan dengan dengan keterbatasan biaya, tapi tak menyurutkan semangat generasi muda Paninjauan itu.

“Modal terpenting kami adalah semangat dan yakin. Walau tak ada anggaran sama sekali dari Pemerintah Nagari, tapi kita tetap berjalan dengan menyebarkan proposal. Itulah satu-satunya sumber pendanaan kami sejauh ini.”kata Firdaus yang mengaku tetap optimis kegiatan ini akan berjalan baik dan lancar sesuai rencana. (*)