Tak Berkategori  

Pelabuhan Marina di Batang Arau Tahun Ini Terwujud

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, Guswardi. (ist)

PADANG – Tahun 2020 ini, Batang Arau diselasaikan pengerjaannya menjadi pelabuhan marina. Sebanyak 120 kapal nelayan yang selalu berlabuh di kawasan Batang Arau segera dipindahkan ke PPS Bungus.

“Kami dari Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kota Padang telah mengikuti rapat dengan pemerintah provinsi dan terjadi kesepakatan untuk memindahkan kapal-kapal nelayan yang biasa bersandar di Batang Arau tersebut. Namun, masih menunggu surat dari Gubernur Sumbar ke Walikota Padang,” ujar Kepala DKP Kota Padang, Guswardi di kantornya, Senin (13/1).

Disebutkannya, untuk memindahkan itu wewenang dari Pemerintah Provinsi Sumbar dan Kota Padang memback up saja. Setelah turun surat dari gubernur baru akan ditindaklanjuti dengan para nelayan untuk menyuruh pindah ke PPS Bungus. Bila ada keberatan mereka, akan dicarikan solusi seperti dibangunkan tempat tinggal dan lainnya. Anggaran yang akan digunakan untuk membangun tempat tinggal nilayan itu melalui dana APBN.

Lebih jauh disebutkan Guswardi, kendati belum disuruh pindah 120 nelayan itu namun sudah ada juga yang pindah atas kemauan sendiri ke PPS Bungus sebanyak 20 nelayan. Kini tinggal sebanyak 100 nelayan lagi yang akan disuruh pindah.

Dijelaskan Guswardi, pembuatan pelabuhan marina ini sebagai tindak lanjut dari selesainya pembersihan bangkai-bangkai kapal yang dilakukan oleh DKP Padang dalam waktu yang lebih cepat ditargetkan oleh Walikota Padang.

Menurutnya, jarak sejauh 1,2 KM dari muara ke arah hulu Batang Arau harus bersih dari kapal-kapal nelayan dalam rencana Pelabuhan Marina tersebut nantinya. Tak hanya itu, Pelindo pun akan membangun pusat maritim dan 2 dermaga. Yakni dermaga niaga sebagai tempat bongkar buat barang dan dermaga kapal pesiar sebagai tempat bersandar dan turun naiknya penumpang.

Bukan itu saja, sebelum beroperasinya pelabuhan marina tersebut bakal dilakukan pengerukan sedimentasi di kawasan Batang Arau yang dilakukan oleh Pelindo. Pusat maritim menjadi sebagai tempat dipamerkannya berbagai kegiatan dan peralatan maritim. Di gedung pusat maritim yang bertingkat itu nantinya masyarakat umum bisa melihat perkembangan maritim Indonesia dari waktu ke waktu hingga seperti saat ini.

“Ditargetkan pada tahun 2020 ini, Batang Arau sebagai pelabuhan marina akan terwujud. Dengan demikian, pariwisata Kota Padang pun akan semakin maju dan perputaran roda ekonomi pun semakin cepat,”imbuh Guswardi. (syawaldi)