payakumbuh

Pelaku Homestay di Payakumbuh Wajib Miliki NIB dan Taat Pajak

×

Pelaku Homestay di Payakumbuh Wajib Miliki NIB dan Taat Pajak

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (net)

Payakumbuh, Singgalang – Pasca Pandemi Covid-19 yang terjadi hampi tiga tahun sektor pariwisata di Kota Payakumbuh kembali menggeliat. Pembatasan yang sempat diberlakukan pemerintah daerah terhadap tamu yang datang berkunjung, saat ini sudah mulai tidak ada. Dengan adanya kebijakan itu, diharapkan ekonomi masyarakt dari sektor pariwisata akan kembali menggeliat.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh, terus berkomitmen memberikan pelayanan prima untuk urusan perizinan bagi pelaku usaha di Kota Payakumbuh. Secara administrasi, DPMPTSP menerbitkan izin setelah mendapatkan rekomendasi teknis dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tergantung dari jenis usaha. Hal itu juga berlaku sama dengan pemberian sanksi yang harus melalui rekomendasi teknis dari OPD terkait.

Dengan menggeliatnya kembali sektor pariwisata, banyak juga berdiri homestay-homestay. Untuk memberikan sosialisasi tentang fasilitasi penyelesaian perizian dan pajak homestay, DPMPTSP menggandeng Badan Keuangan Daerah, Bagian Hukum, KPP Pratama dan Disparpora di kantor DPMPTSP Kota Payakumbuh.

Kepala DPMPTSP Kota Payakumbuh Maizon, kepada wartawan, Kamis (15/9), mengatakan, sosialisasi ini diperuntukan bagi perkumpulan pelaku homestay di Kota Payakumbuh. Disini disamakan persepsi terkait kewajiban pelaku usaha untuk mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) dan kepatuhan terhadap peraturan yang ada, termasuk menyetorkan pajak yang dititipkan oleh orang yang menginap. “Kita memberikan pemahaman kepada pelaku usaha homestay. Ada peraturan daerah tentang pajak hotel, homestay merupakan usaha yang sejenis dengan hotel,” ujarnya.