Pelanggar Perda AKB Sumbar Terus Bertambah, Total 385 yang Disanksi

×

Pelanggar Perda AKB Sumbar Terus Bertambah, Total 385 yang Disanksi

Sebarkan artikel ini
Tim Terpadu Penegakan Hukum Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19, melakukan operasi yustisi 

PADANG – Jumlah masyarakat Sumatra Barat yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) terus bertambah.

Sejak diterapkannya pada Oktober 2020 hingga Rabu (6/1), jumlah pelanggar perorangan telah mencapai 19.128 orang.

Sebanyak 38 orang diantaranya disampaikan Kepala Satpol PP Sumbar, Dedy Diantolani kepada Singgalang, kemarin telah dua kali terjaring razia penegakan Perda AKB dan kepada mereka juga telah dikenai dua kali sanksi administrasi.

“Selain itu, ada 10 orang di Sawahlunto telah disidang ditempat dengan hukuman oleh hakim berupa denda,” terangnya lagi.

Dedy juga merinci, secara total ada 385 orang yang telah dikenai sanksi denda administratif. Sebanyak 97 orang dilaksanakan oleh provinsi, dan 288 orang dilaksanakan oleh kab/kota. Sisanya, sebanyak 18.432 orang melaksanakan sanksi kerja sosial.

Tak hanya personal, ada pelaku usaha yang juga terjaring telah melanggar Perda yang hadir demi mengantisipasi terus menyebarnya virus Covid-19 di Sumatra Barat.

“Ada 298 unit usaha yang telah diberikan teguran tertulis karena melanggar Perda. 13 diantaranya, kami beri sanksi pembubaran dan penghentian sementara kegiatan,” tegasnya.