Tak Berkategori  

Pemerintah Indonesia Serukan Jeda Kemanusian di Yaman untuk Evakuasi Warga Sipil

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi berbincang dengan seorang warga negara Indonesia yang kembali dari Yaman di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (5/4).(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi berbincang dengan seorang warga negara Indonesia yang kembali dari Yaman di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (5/4).(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi meminta semua pihak di Yaman memberlakukan jeda kemanusiaan, guna memberikan kesempatan bagi warga sipil dievakuasi keluar dari Yaman

Siaran pers Kemlu menyebutkan, jeda kemanusiaan itu akan dapat digunakan oleh Pemerintah Indonesia sebagai kesempatan untuk melakukan evakuasi secepatnya terhadap para warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Yaman.

Keadaan keamanan di Yaman, khususnya di bagian barat Yaman di sekitar kota Aden dan Sana’a semakin memprihatinkan. Kontak senjata antara pihak yang bertikai semakin meluas.

Keadaan itu mempersulit upaya evakuasi yang dilakukan dan mengharuskan Tim Evakuasi WNI untuk terus menyesuaikan skenario, langkah dan proses evakuasi. Bagaimanapun, tim evakuasi tetap berpegang pada prinsip melakukan evakuasi secara cepat, aman dan efisien.

Terkait kondisi keamanan yang tidak kondusif di Yaman, Pemerintah Indonesia kembali menyesalkan jatuhnya korban sipil dalam pertikaian di Yaman.

Pihaknya terus menyerukan semua pihak yang bertikai agar dapat lebih menahan diri dan memperhatikan keselamatan warga sipil, baik itu warga Yaman maupun warga asing.

Sejauh ini sebanyak 110 WNI telah kembali berhasil dievakuasi dari Yaman dan telah tiba di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Minggu sore (5/4).

Sebanyak 110 WNI tersebut merupakan rombongan pertama yang tiba di Tanah Air dari 262 WNI yang berhasil keluar dari Yaman ke Jizan, Arab Saudi beberapa hari lalu.

Sisa WNI akan dijemput oleh pesawat TNI-AU di Jizan untuk diterbangkan ke wilayah Oman dan selanjutnya pulang dengan pesawat komersial.(*/aci)

sumber:antara