oleh

Pemkab Mentawai dan Polisi Razia KTP, Ini Hasilnya

Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hendri Yahya memantau
razia yang dilakukan di Dermaga Tuapejat, Rabu (1/8). (ricky)

MENTAWAI – Untuk pertama kalinya sejak Kabupaten Kepulauan Mentawai berdiri pada 1999 lalu, pemerintah setempat melalui Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja serta Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil melakukan razia kartu tanda penduduk (KTP).

Pada razia yang turut melibatkan Polres Mentawai, Kodim 0319 serta Komisi Pemilihan Umum itu, petugas menyasar ke dermaga Tuapejat, Sipora Utara yang merupakan gerbang utama masuknya wisatawan maupun masyarakat lokal yang ingin ke luar daerah dengan menggunakan kapal cepat MV. Mentawai Fast, Rabu (1/8).

Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hendri Yahya menyebutkan pada razia perdana ini didapati empat orang yang tak memiliki KTP, diantaranya 2 berasal dari luar Mentawai, 2 lainnya warga lokal.

“Ada 4 orang, 2 bukan warga Mentawai, 2 warga Mentawai. Memang mereka belum mengurus KTP. Kepada mereka kami lakukan Imbauan bahwa KTP adalah bagian terpenting bagi kita sebagai warga negara Indonesia. Nah, khusus bagi warga lokal ini langsung dieksekusi, diarahkan ke Disdukcapil untuk dibuatkan KTP,” katanya.

Razia KTP ini sedianya tak hanya dilakukan satu kali saja, direncanakan saat jadwal keberangkatan atau kedatangan kapal penumpang antar pulau, razia semacam ini pun turut dilaksanakan.

“Sebenarnya kita tak hanya fokus ke KTP saja. Bisa saja nanti menyasar pada narkoba, kepemilikan senjata tajam atau hal-hal lainnya yang berkaitan dengan kriminal. Selain itu juga turut menekan masuknya paham radikal yang akan mengganggu keamanan dan
ketertiban kehidupan masyarakat,” imbuhnya. (ricky)

News Feed