oleh

Pemkab Tanah Datar Beri Santunan Keluarga Korban Tertimpa Sound System

TANAH DATAR – Peristiwa rubuhnya menara sound system untuk acara Kemah Budaya Nasional (KBN) ke-10, Ahad (25/8), di Gelanggang Bancahlaweh, Kota Padang Panjang, meninggalkan duka hingga ke Kabupaten Tanah Datar.

Korban meninggal dunia tertimpa besi runtuhan rigging sound system itu, Rara Rizkyatul Hanif (12) yang merupakan murid SD Negeri 03 Guguak Malintang, Padang Panjang Timur, merupakan warga Jorong Gantiang, Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuah, Kabupaten Tanah Datar.

Sebagai tanda turut berbelasungkawa, Senin (26/8), Pemkab Tanah Datar melakukan takziah dan memberikan santunan kepada keluarga korban. Santunan diantar Kepala Dinas Sosial Yuhardi didampingi Kabag Humas dan Protokol Yusrizal, Camat Batipuah Arianto, dan Walinagari Andaleh.

Uang santunan sebesar Rp5 juta yang diserahkan itu merupakan sumbangan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tanah Datar.

“Pemkab Tanah Datar turut berduka. Bapak bupati dan wakil bupati yang sedang cuti melalui saluran tepelon menugaskan kami ke sini untuk menyampaikan langsung ucapan turut berduka atas musibah ini. Insya Allah, ananda kita Rara adalah penghuni syurganya Allah. Karena itu marilah kita ikhlaskan, sehingga dapat melapangkan jalannya ke sana,” jelas Yuhardi.

Rara, 12, merupakan anak pertama dari dua bersaudara bersekolah di SDN 03 Gugukmalintang Padangpanjang. Ia menjadi korban meninggal tertimpa ringging sound system musibah sekira pukul 8.30 WIB di lapangan bola GOR Bancahlaweh Padangpanjang, Minggu (25/8). (musriadi)

Loading...

Berita Terkait