Tak Berkategori  

Pemko Padang akan Naikkan Gaji Pegawai Non-ASN

PADANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat akan menaikkan gaji pegawai pemkot non-ASN pada 2021 karena kondisi saat ini posisinya masih di bawah upah minimum regional.

“Dalam beberapa tahun terakhir, posisi gaji pegawai non-ASN masih di bawah UMR. Kabar gembiranya, pada 2021 akan dinaikkan agar sesuai dengan UMR,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang Medi Iswandi di Padang, Jumat (23/10/2020).

Menurut Medi, pada 2020, UMR sudah mencapai Rp2,4 juta. Sementara, gaji tertinggi pegawai non-ASN terendah Rp950 ribu dan tertinggi Rp2,2 juta.

“Jadi semuanya masih di bawah UMR. Yang Rp2,2 juta itu adalah mereka yang masa kerja sudah lama sekali atau pendidikan terakhir S2 , tetapi 80 persen gajinya kisaran Rp950 ribu hingga Rp1,50 juta,” katanya.

Medi menyampaikan, kenaikan gaji tersebut sesuai dengan UMR karena jika tidak akan masuk 4,46 persen masyarakat miskin di Padang.

Garis kemiskinan di Padang saat ini adalah mereka yang memiliki pengeluaran Rp560 ribu per orang per bulan.

Jika seorang pegawai non ASN hidup dengan istri dan satu anak dengan gaji Rp950 ribu, maka dibagi tiga pengeluarannya kurang dari Rp560 ribu.

Ia mengatakan, rencana kenaikan gaji pegawai non-ASN merupakan kebijakan Wali Kota Padang dan permintaan dari DPRD. Kalau gaji ASN tidak naik, minimal gaji pegawai non-ASN dinaikkan agar tidak masuk dalam kelompok masyarakat dengan kategori miskin, katanya. (ant/mat)