Pemprov Minta Petani Gambir Sumbar Bentuk Asosiasi, Ini Alasannya

Heri Nofiardi (ist)

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumbar mendorong petani gambir di Sumbar untuk membntuk asosiasi agar harga tidak selalu dipermainkan pihak lain. Selain itu, Pemprov juga berupaya membuka pasar gambir baru di Maroko.

“Karena dari kunjungan pak gubernur ke Maroko ada peluang membuka pasar gambir,” sebut Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar, Heri Nofiardi, Kamis (12/7).

Menurutnya, gambir adalah komiditi yang 80 persen produksinya berasal dari Sumbar. Sementara, petani gambir masih saja menjerit karena rendahnya harga gambir. Parahnya harga ditetapkan oleh pedagang.

“Mereka susah payah, tapi harga yang menentukan pedagang. Ini harus menjadi perhatian kita,”katanya.

Dengan terbentuknya asosiasi petani gambir, pemerintah dapat mendukung penguatan harga gambir. “Kalau ada asosiasinya, pemerintah dapat menguatkan,” katanya. (yose)