Tak Berkategori  

Penampilan Ferizal Ridwan Saat Penetapan Nomor Urut Bikin Bangga Petani

Ferizal Ridwan-Nurkhalis usai pengambilan nomor urut (ist)

LIMAPULUH KOTA – Para petani bangga sekaligus penuh harapan melihat Calon Bupati Ferizal Ridwan tampil dengan seragam petani pada pengambilan nomor urut yang digelar KPU Limapuluh Kota, Kamis (24/9).

Pada acara yang digelar di aula kantor bupati di kawasan Bukik Limau, Sarilamak itu Ferizal Ridwan naik ke atas panggung untuk pencabutan nomor lot menggunakan pakaian putih-hitam, dilengkapi tudung yang biasa digunakan para petani ke sawah atau ke ladang.

“Beliau wakil bupati incumbent, pejabat negara. Tetapi tampil dengan simbol petani. Sangat membanggakan, kami haru dibuatnya,” ujar M. Hanif, Ketua Kelompok Tani Gema Tani, Jorong Gurun, Nagari Situjuah Banda Dalam, Limapuluh Kota, Jumat (25/9).

Menurutnya, tak banyak pejabat di daerah itu, bahkan di Nusantara sekali pun yang mengangkat simbol-simbol petani dalam acara resmi seperti itu. “Sekaligus tertompang harapan kami ke depan ia memperjuangkan nasib petani di Limapuluh Kota,” katanya.

Hal serupa juga ditegaskan, Sukardi Bendang, mantan Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumbar. Menurutnya, penampilan Ferizal yang akrab disapa Buya itu setidaknya memberikan harapan ke petani ke depan, agar persoalan mereka benar-benar diperhatikan dan dicarikan solusinya.

“Masalah yang dihadapi petani itu jelas, kelangkaan pupuk, serangan hama, harga jual produksi yang tidak sesuai, irigasi, keterbatasan modal dan minimnya asuransi. Ini yang perlu mungkin diselesaikan Buya ke depan jika diamanahi memimpin Limapuluh Kota periode mendatang.

Ia melihat penampilan Buya yang berpasangan dengan Nurkhalis, Korwil Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Sumatera Barat sebagai momen kebangkitan petani di daerah tersebut. “Toh, mayoritas masyarakat Limapuluh Kota adalah petani. Ini momen kebangkitan ekonomi, kebangkitan kesejahteraan petani Limapuluh Kota,” kata Sukardi.

Ferizal-Nurkhalis satu-satunya pasangan yang maju dari jalur independen di Limapuluh Kota yang mengusung koalisi rakyat, membangun dan maju bersama masyakat Limapuluh Kota. (gv)