Tak Berkategori  

Pengalaman Saya Menerima Suntikan Vaksin Covid-19 di Universitas Negeri Padang

Azwar Ananda (ist)

Azwar Ananda

Tulisan ini dimaksudkan untuk berbagi pengalaman dengan semua teman dan sahabat dimana saja berada, dalam menerima suktikan Vaksin Covid -19. Pengalaman setiap orang pasti  berbeda-beda, tetapi berbagi pengalaman adalah suatu pembelajaran bagi kita bersama. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti atau memberi kabar buruk, tetapi adalah sekedar berbagi pengalaman. Bagi yang mengalami seperti yang saya alami, tidak usah takut, panik cukup konsultasi dengan dokter anda.

Saya mengikuti imbauan Rektor UNP untuk mengikuti vaksinisasai Covi-19, sebagai salah satu usaha untuk menghindari tertular dari virus Covid-19, disamping mematuhi protokol kesehatan yaitu memkai masker, menjaga jarak dan menghindadi ketumunan. Suntikan vaksin untuk dosen dan tendik UNP diadakan di Gedung Auditorium UNP. Proses pemberian suntikan vaksin Covid-19 dilsanakan dengan  prosedur pendaftaran, screening kesehatan, suntikan vaksin dan waktu observasi selama tiga puluh menit. Ketika menerima Vaksin Covid-19, saya berusia 59 tahun 7 bulan, jadi sudah termasuk lansia. Berikut adalah pengalaman saya.

  1. Suntikan pertama. Suntikan pertama saya terima tanggal 25 Maret 2021. Dalam kartu Vaksinasi Covid-19 saya merima suntikan vaksin No.Batch 24000121. Setelah menerima suntikan itu saya diminta istirahat pada tempat observasi selama 30 menit. Pada masa istirahat saya hanya merasa sedikit letih sekitar 10 menit dan setelah itu tidak ada merasakan apa-apa. Semuanya berjalan aman dan tenteram, tanpa gejala apapun. Hal ini berlangsung sampai saya menerima suntikan vaksin 19 ke-2.

 

  1. Suntikan kedua. Suntikan vaksin covid19 kedua saya terima pada tanggal 21 April 2021, yaitu setelah tiga minggu dari suntikan pertama, karena begitu keketentuan bagi lansia. Suntikan kedua ini bertepatan pada bulan puasa dan saya sedang menunaikan ibadah puasa. Saya disuntik pada pukul 10.45 WIB, dan diminta istirahat selama tiga puluh menit. Selama masa istirahat saya tidak ada merasakan keluhan apapun dan setelah tiga puluh menit saya diizinkan pulang ke rumah. Sesampai dirumah, kira-kira pukul 14.00 WIB, saya merasakan haus yang luar biasa, tetapi karena sedang berpuasa, maka saya tahan sampai waktu berbuka. Setelah berbuka, saya minum banyak dan istirahat seperti biasa. Kemudian saya megalami berbagai gejala mulai terasa saya bangun pukul 03.30 pagi untuk makan sahur. Hal inilah yang ingin saya berbagi pengalaman dengan para pembaca pasca suntikan kedua vaksin Covid-19, karena saya mengalami beberapa gejala sebagai berkut.

 

Hari 1 pasca suntikan ke 2. Ketika bangun makan sahur pada hari pertama, saya merasakan dingin terutama di bagian punggung. Saya terus makan sahur, kemudian saya istirahat dan berselimut tiga lapis dan Shalat Subuh saya hanya bertayamum, karena dingin dan capek sekali. Pada pagi dan siangnya saya telepon dokter saya, dr. Syafrudin Alun dari Klinik UBH. Saya beliau minta minum banyak, minum paracetamol  500 mg dan banyak istirahat. Pada siangnya saya telepon dr. Linda, Ketua Satgas Covid 19 UNP.

Beliau menyarankan saya banyak minum, makan multi vitamin, beliau rekomendasikan Surbek Z sekali sehari dan teruskan minum paracetamol. Masih belum puas, saya telepon nomor kontak pelaksana vaksin Covid 19 Puskesmas Air Tawar, Ibuk Wilda,  saya juga diminta banyak minum air putih, minum paracetamol, miumum multivitamin dan minum susu segar yang bisa dibeli di mini market. Hari pertama saya lalui dengan mendingin dan kelelahan. Pada malamnya saya juga kontak dr Arina Wydia Murni, dokter rumah sakit Unand. Beliau memberikan pertimbangan dan hal yang saya rasakan itu hanya disebabkan kecemasan saja, dan saya disarankan banyak minum air putih, minum paracetamol, makan yang bergizi, istirahat dan rileks.

Hari ke-2 Pasca Suntikan. Pada hari kedua paca suntikan, saya juga merasa dingin dan lelah sekali. Saya tidak puasa, makan obat dan minum multi vitamin dan minum air kelapa muda. Hari kedua, saya lalui juga dengan rasa tidak nyaman. Saya tetap berdoa pada Allah agar saya kembali disembuhkan sperti sediakala. Pokoknya gejala yang saya rasakan pada hari kedua pasca suntikan Covid-19 adalah badan mendingin disertai keringat dingin tapi tidak sampai menggigil, kelelahan dan tidak nyaman.

Hari ke 3 pasca suntikan. Pada hari ketiga, saya masih merasa kedinginan, capek sekali dan keringat dingin. Pada hari ketiga ini, saya sempat mengontak Direktur Pelayanan Medik Rumah Sakit Hermina, dr, Yanuar dan Dr.Putri. Saya ceritakan, kalau seandainya keadaan saya makin memburuk, dan saya tidak tahan dirawat di rumah saya minta dirawat di Hermina dan mohon difasilitasi. Beliau berdua bersedia dan berjanji akan membantu, tetapi Dr. Putri, menyarankan saya konsultasi lagi ke penanggung jawab Vaksin Covid-19, bagaimana menghadapi kalau ini adalah KIPI kata dr. Putri.  Kembali saya telpon ibuk Wilda, beliau tetap menyarankan banyak istirahat, makan obat, minum susu dan beliau tidak merekomendasikan untuk ke rumah sakit.

Pada hari ke 4 Pasca suntikan. Pada hari ke 4, keadaan saya mulai membaik, rasa dingin sudah berkurang, rasa letih juga sudah berkurang. Pada hari keempat, saya juga tidak berpuasa, karena harus minum banyak, makan obat dan gizi harus masuk ke alam tubuh dengan cukup. Perkembangan ini saya laporkan ke  Pak dr. Alun, dr Linda dan ibuk Wilda dari penanggungjawab vaksinanasi. Saya minta izin untuk berpuasa keesokan harinya. Pada hari ke-5, saya sudah puasa dengan tetap memakan obat dan minuman lainya di malam hari.Saya juga masih banyak istirahat di rumah.

Hari ke 6 Pasca suntikkan. Dingin masih terasa disertai ketingat dingin, sedikit capek tapi saya sudah bisa beraktifitas kembali seperti biasa. Pada hari keenam saya merasa sudah mulai nyaman dan saya sudah berpusa seperti biasa, tetapi masih banyak istirahat dan konsumsi obat.

Hari ke 7 dan sterusnya pasca suntikan. Pada hari ketujuh dan sampai tulisan ini saya buat, yaitu pada  tanggal 8 Mei 2021 atau hari ke 16 setelah menerima suntikan, Alhamdulillah saya sudah mulai pulih seperti biasa. Tetapi saya juga tetap masih istirahat banyak, minum air putih yyng banyak banyak.

Itulah sedikit pengalaman saya menerima suntikan Covid -19, guna dijadikan informasi bagi kita semua. Para ahli mengatakan, efek yang dirasakan akan berbeda pada setiap orang, setelah menerima suntikan vaksin Covid-19. Pada diri saya setelah menrima suntikan ke-2 vaksin covid19 saya mengalamai gejala merasa dingin dan keringat dingin, kelehan dan tidak nyaman. Bagi yamg mengalami hal yang sama dengan saya atau mirip dengan apa yang saya alami, tidak usah cemas, panik dan khawatir, cukup konsultasi ke dokter anda, santai dan minum yang banyak dan jaga suplay gizi yang cukup.

Semoga bermanfaat…

(Azwar Ananda, Gru Besar Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang)