Tak Berkategori  

Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumbar Dikukuhkan

Ketua PB Al Washliyah Yusnar Yusuf menyerahkan petaka kepada Ketua PW Sumbar (ist)
Ketua PB Al Washliyah Yusnar Yusuf menyerahkan petaka kepada Ketua PW Sumbar (ist)
Ketua PB Al Washliyah Yusnar Yusuf menyerahkan petaka kepada Ketua PW Sumbar (ist)

PADANG – Pengurus Wilayah Aljam’iyatul Washliyah (Al Washliyah) Sumbar periode 2016-2019 di Gedung KNPI Sumbar, Minggu (25/12).

Para pengurus Ormas Islam yang dilantik Ketua PB Al Washliyah Yusnar Yusuf itu di antaranya, Nurkhalis B (ketua), Hangky Mustav Sabarta (sekretaris) dan Tris Mayudin (bendahara).

Kemudian sejumlah wakil ketua, Fahmi, Yusran Lubis, Ardyan, Maidestal Hari Mahesa, Warman Chaniago, Yarsi Sonif, Deni Asra, Doni Marta, Ronny Daneil dan Ali Muda.

Selanjutnya sejumlah wakil sekretaris yakni Naldi Gantika, M. Ali, Fauzi R, M. Zikhri Ikhsan, Ramadani Kirana, Adrian Tuswandi, Marta Suhendra dan Boy Martin. Selanjutnya para wakil bendahara yakni Defika Yufiandra, Jonpri dan Wanhar. Termasuk beberapa anggota diantaranya Andasimon, Muhammad Ikhlas, Beny Okva, Zulfahmi, Hendra dan Anasrul.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilantik para ketua DPD Al Washliyah kabupaten dan kota, diantaranya Yarsi Sonif (Pasaman), Ali Muda (Pasaman Barat), Aci Indrawadi (Tanah Datar), M Ali (Bukittinggi), Arief (Dharmasraya), Doni Marta (Pesisir Selatan) dan lainnya.

Ketua PB Alwashliyah Yusnar Yusuf mengingatkan, para pengurus yang dilantik untuk menjalankan amanah organisasi sesuai AD/ART.

Dijelaskannya, organisasi yang berlambang bulan sabit bintang lima itu lahir dengan membawa tiga amal usaha yaitu pendidikan, dakwah dan amal sosial. Ketiga hal inilah yang merupakan penopang gerak organisasi yang hingga kini berusia 86 tahun.

Sementara Ketua PW Al Washliyah Sumbar, Nurkhalis berjanji akan membesarkan organisasi tersebut di Ranah Minang.  Ia bersama jajaran pengurus hingga ke tingkat DPD siap berupaya agar organisasi yang dipimpinnya bisa lebih dikenal masyarakat dan berkembang di Sumbar. “Insya Allah kita akan mejadikan Al Washliyah di Sumbar bisa berkembang seperti Ormas Islam lainnya,” katanya.

Dijelaskan, keberadaan Al Washliyah sebenarnya sudah pernah ada Sumbar.  Sayangnya, pengurus wilayah ketika itu kurang aktif sehingga akhirnya mati suri. Bahkan pada tahun 1970-an, Al Washliyah telah mendirikan madrasah di Siberut, Mentawai  dan hingga kini masih tetap berdiri.(rahmat)