Tak Berkategori  

Penumpang Pesawat Dilarang Bawa Powerbank dan Baterai Lithium

Ilustrasi ( shutterstock)
Ilustrasi ( shutterstock)

JAKARTA – Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso selaku regulator penerbangan nasional menerbitkan Surat Edaran Keselamatan terkait ketentuan membawa powerbank dan baterai lithium cadangan pada pesawat udara. Surat Edaran ini ditujukan pada maskapai penerbangan dalam dan luar negeri yg terbang di atau dari wilayah Indonesia.

“Peraturan ini muncul sebagai upaya nyata perlindungan keselamatan dalam penerbangan di Indonesia, mengingat baru-baru ini terjadi ledakan kebakaran powerbank di tas jinjing yang diletakkan di hatrack dalam sebuah maskapai penerbangan China di China, yang menjadi alarm (peringatan) penerbangan seluruh dunia terhadap potensi ancaman keselamatan penerbangan dengan adanya perkembangan teknology dan kebiasaan sosial penumpang pesawat membawa powerbank kemana-mana,” ungkap Agus Santoso dalam keterangan pers di Kemenhub, Senin (12/3/2018)

Menurut Agus, dikeluarkannya SE Nomor 015 TAHUN 2018 yang ditetapkan pada 9 Maret 2018, berkaitan dengan adanya potensi risiko bahaya meledak/kebakaran pada powerbank atau baterai lithium cadangan yang membahayakan keselamatan selama penerbangan.

Surat Edaran ini untuk mencegah agar hal tersebut tidak terjadi di Indonesia.

“Maskapai diinstruksikan untuk menanyakan kepada setiap penumpang pada saat proses lapor diri (check-in) terkait kepemilikan powerbank atau baterai lithium cadangan,” tambah Agus.

Ia menyebutkan powerbank atau baterai lithium cadangan yang dibawa di pesawat udara tidak terhubung dengan perangkat elektronik lain. Maskapai harus melarang penumpang dan personel pesawat udara melakukan pengisian daya ulang dengan menggunakan powerbank pada saat penerbangan. (yusman)