Perlu Perbaikan, MPR Kritik Masa Aktivasi Peserta BPJS

×

Perlu Perbaikan, MPR Kritik Masa Aktivasi Peserta BPJS

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan MPR RI Irgan Chairul Mahfiz menilai, pelaksanaan jaminan kesehatan nasional oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih banyak kelemahan sehingga perlu perbaikan.

“Saya melihat banyak kelemahan BPJS Kesehatan yang beroperasi mulai 1 Januari 2014, sehingga perlu diperbaiki,” kata Irgan Chairul Mahfiz pada diskusi “Implementasi BPJS Kesehatan” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (25/5).

Irgan melihat, kelemahan itu antara lain anggaran yang dialokasikan Pemerintah pada APBN 2015 sebesar Rp41 triliun atau sekitar 2 persen dari APBN.

Berdasarkan amanah UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, anggaran kesehatan minimal lima persen dari APBN atau sekitar Rp100 triliun serta minimal 10 persen dari APBD.

Selain itu, Irgan juga melihat kelemahan lainnya pada ketersediaan obat-obatan, terbatasnya rumah sakit, sistem rujukan yang belum efektif, dan lain-lain.

“Waktu aktivasi bagi peserta BPJS juga harus diubah karena orang sakit itu tidak pasti waktunya sehingga tidak perlu ada batasan waktu berlakunya,” katanya.