Tak Berkategori  

Permainan Unik di Sawah Berlumpur Ini Meriahkan Lebaran di Solok Selatan

Para pemain luluak soccer memperebutkan bola dalam pertandingan yang berlangsung di dalam sawah yang berlumpur (febri irwandhie)
Para pemain luluak soccer memperebutkan bola dalam pertandingan yang berlangsung di dalam sawah yang berlumpur (febri irwandhie)

MUARO LABUAH- Luluak soccer atau bermain bola di tengah sawah yang becek berlumpur menjadi pemandangan yang mengasyikkan pada Lebaran 1437 Hijriah di Muaro Labuah, Solok Selatan, Sumatera Barat.

Ada delapan pemuda yang berebut bola dalam lumpur untuk disarangkan ke gawang lawan yang masing-masing dijaga seorang kiper. Percikan tanah becek berwarna kecoklatan justru menjadi sesuatu yang mengasyikkan bagi mereka.

Apalagi bila salah satu tim bisa menyarangkan bola ke gawang lawan, penonton yang menyaksikan permainan anak nagari itu berteriak ‘gooll’ di pinggir sawah yang becek setelah panen.

Bagaikan pemain profesional, para pemain juga melakukan selebrasi jika berhasil membobol jala lawannya.

Salah seorang pemuda setempat, Febri Irwandhie membeberkan, akhir-akhir ini permainan bola di lumpur sawah kembali marak. Anak-anak di Muaro Labuah khususnya dan Solsel umumnya selalu memanfaatkan sawah yang usai panen untuk bermain bola. Sawah yang becek menjadi sensasi tersendiri saat bermain bola.

“Permainan ini sama dengan bola pada umumnya. Bedanya dimainkan 10 anak atau satu tim dengan lima pemain,” terangnya.

Begitulah permainan itu. Di hari raya tahun ini, tidak saja anak-anak di kampung yang suka cita bermain bola di tengah lumpur yang dalam bahasa Minang disebut luluak, tapi juga anak-anak dari perantau yang tentunya tidak pernah menyaksikan permainan itu di perantauan. (yuni)