oleh

Pertamina: BBM Satu Harga di Mentawai pada Penyalur Resmi

PADANG – Managemen PT Pertamina Persero Marketing Operation Region (MOR) I menegaskan penyaluran BBM Satu Harga di Kabupaten Kepulauan Mentawai dilaksanakan lembaga penyalur resmi, yaitu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Di luar itu, bukan menjadi tanggung jawab perusahaan penyalur energi ini.

Hal itu ditegaskan terkait dengan informasi tentang belum berlakunya BBM Satu Harga di kabupaten tersebut.

Sales Eksekutif Retail (SER) PT Pertamina Sumbar, Andi Arifin saat bersilaturahim ke Redaksi Harian Singgalang, Senin (15/4) menyebutkan, di sana ada empat dari lima SPBU yang menjadi penyalur BBM Satu Harga. SPBU tersebut ada di Sipora Utara, yakni dikelola PT. Rimata Saibi Jaya. Kemudian di Sipora Selatan dikelola PT. Ekindo Putra Andalas, Siberut Utara dikelola PT. Energi Saibi Jaya, dan Sipora Selatan dengan pemilik PT. Ekindo Putra Andalas.

Pasokan BBM Satu Harga ke wilayah Mentawai, termasuk kepada SPBU Kecamatan Sipora Utara dilaksanakan dua sampai tiga kali dalam sebulan, yaitu sebanyak lebih dari 50.000 liter. “Dalam waktu dekat akan kita tambah menjadi 100 ribu liter,” terangnya yang didampingi Ketua Bidang LPG 3 Kg Hiswana Migas, Ujang, Wakil Ketua Bidang LPG 3 KG, Heru dan Jerry Oktavian, serta Pemilik SPBU Kompak Pagai Utara, Soritun Hutagalung.

Selain itu, telah diinstruksikannya kepada para pemilik SPBU BBM Satu Harga di Mentawai untuk tidak menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada para pengecer, tapi langsung kepada konsumen sebagai pengguna. “SPBU tidak diperbolehkan menjual BBM kepada pengecer. Pelanggaran terhadap ketentuan ini akan dikenakan sanksi,” tegasnya.

Apabila warga menemukan indikasi pelanggaran, diminta dapat melaporkannya kepada Pertamina melalui telepon 1 500 000 atau email pcc@pertamina.com untuk segera ditindaklanjuti. (yuni)

News Feed