oleh

Perwakilan Ojol Serahkan Permintaan Maaf Tertulis ke Pihak RSUP M Djamil

PADANG – Setelah secara lisan minta maaf ke pihak manajemen RSUP M. Djamil, sore tadi perwakilan ojek online yang membawa paksa jenazah bayi Ramadhan Khalif Putra (6 bulan) menyerahkan permintaan maaf secara tertulis.

Dalam pernyataan itu mereka yang mengatasnamakan driver salah satu ojek online ternama di Indonesia, perwakilan Sumatera Barat meminta maaf pada pihak M. Djamil. Permintaan maaf secara tertulis itu diserahkan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil, Gustavianof.

“Alhamdulillah, setelah permintaan maaf secara lisan, pengemudi ojek online juga meminta maaf secara tertulis,” kata Gustavianof, pada wartawan Jumat (22/11).

Permintaan maaf yang diserahkan itu ditandatangani Alfiandri atas nama driver Gojek se-Sumbar dan diketahui Distric Manager Gojek Padang Septian Dwijayanto. Dalam pernyataannya, driver menyesali tindakan paksa membawa jenazah Ramadhan dengan sepeda motor tanpa sepengetahuan keluarga.

“Pihak pengemudi juga menyesali pernyataan dan penyebaran informasi bohong tentang penahanan jenazah karena tidak ada biaya keluar dari RSUP sehingga menghebohkan. Padahal, RSUP sudah bertindak sesuai dengan prosedur,” kata Gustavianof.

Kemudian, driver ojol juga meminta maaf kepada seluruh karyawan RSUP M Djamil dan Kementerian Kesehatan terhadap pemberitaan yang telah merugikan nama baik instansi tersebut. Pengemudi ojol juga berjanji akan menghapus pemberitaan bohong tersebut dan membantu mengembalikan nama baik rumah sakit.

“Pihak ojol juga berjanji akan menyosialisasikan hal-hal yang baik terhadap pelayanan di RSUP dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan di RSUP,” kata Gustavianof.

Sebelumnya, pada pertemuan pertama driver ojol, pun telah menyampaikan permintaan maaf pada pihak M. Djamil. “Atas nama pengemudi ojol, kami meminta maaf atas apa yang terjadi pada Selasa kemarin,” kata Aldi dari perwakilan ojol, ketika itu.

Diakui adanya kesalahan dari sejumlah pengemudi Ojol yang nekat membawa paksa jenazah bayi dari rekan mereka keluar dari RSUP. Tindakan itu kata Aldi, hanya spontanitas sebagai aksi solidaritas dari sesama rekan pengemudi ojol. (yuke)

Loading...

Berita Terkait