oleh

Pesawat 737 NG Retak, Garuda Minta Ganti Rugi ke Boeing

JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengajukan protes kepada Boeing menyusul adannya masalah pada pesawat Boeing 737 New Generation (NG).

Asal tahu saja, satu pesawat Boeing 737 NG milik Garuda mengalami keretakan pada sekitar sayap yang mengakibatkan si burung besi tersebut tidak bisa beroperasi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, tak hanya mengajukan protes, pihaknya telah menyiapkan langkah lain jika tidak ada respons dari pihak Boeing. Misalnya dengan meminta sejumlah kompensasi kepada produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) tersebut. “Itu (kompensasi) sedang kita pertimbangkan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (16/10).

Ari menambahkan, bukan tanpa alasan mengapa pihaknya mempertimbangkan untuk meminta ganti rugi. Pasalnya kondisi pesawat saat ini mengalami retak atau rusak tidak bisa dioperasikan.
“Yang crack sudah kita grounded justru menunjukan Garuda manajemennya bagus karena bisa menemukan itu,” jelasnya.

Sementara itu, VP Corporate Communication Garuda Indonesia Iksan Rosan mengatakan, meskipun pesawat itu dikandangkan, tidak menganggu operasional perusahaan secara keseluruhan. Karena yang mengalami rusak hanya satu pesawat saja sedangkan yang lainnya masih bisa mengudara. “Enggak (ganggu), Kan cuma 1. Pesawat itu untuk domestik regional. NG itu kan versi lama,” tegasnya sebagaimana dikutip dari okezone. (aci)

Loading...

Berita Terkait