Tak Berkategori  

Pessl Kekurangan Tenaga Teknis Penyaluran Dana Desa

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

PAINAN – Pesisir Selatan (Pessel) kekurangan tenaga teknis penyaluran dana desa. Kekurangan ini berpengaruh pada realisasi dana tersebut.

Pessel memiliki sebanyak 15 kecamatan. Namun jumlah tenaga teknis hanya hanya ada 5 orang. Kekurangan 10 orang lagi.

Hal ini terungkap saat kunjungan kerja Komisi I DPRD Sumbar ke Pesisir Selatan.

“Kekurangan ini harus segera diisi. Jangan dibiarkan lama sehingga mengakibatkan dampak negatif,” ujar Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Achiar.

Komisi I DPRD, kata dia, siap menjembatani masalah ini. DPRD, kata dia, akan berusaha mencarikan solusi dan segera membicarakannya dengan Dinas terkait di Pemprov Sumbar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumbar Azwar mengakui, kekurangan tenaga teknis sangat mempengaruhi serapan dana desa di wilayahnya. Selain juga dipengaruhi banyaknya sarat administrasi dan lambannya penyaluaran yang mengakibatkan waktu pengerjaan tidak efektif.

Dia memaparkan, realisasi dana desa pada tahun 2016 baru 95 persen. Dari alokasi Rp14,202 miliar teralisasi hanya 13,47 miliar.

Di kecamatan Koto XI Tarusan terdapat 23 nagari. Untuk seluruh Pessel jumlah nagari mencapai 182 nagari. Jumlah tenaga pendamping dana desa baru 26 orang, lalu tenaga ahli infrastruktur baru 5 orang.

Tenaga teknis atau pemberdayaan mesti insinyur, mereka akan membina tenaga PLD dan juga perangkat nagari guna membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar dan desain. Saat ini pihak nagari mesti berkoordinasi dengan pihak PU Kabupaten.(Titi)