oleh

Petani Dharmasraya Keluhkan Rendahnya Harga Sawit

PULAU PUNJUNG – Petani sawait Dharmasraya mengeluhkan rendahnya harga tandan buah segar (TBS) dan karet. Harga TBS hanya berkisar Rp1.010/ kilogram dan karet Rp 7.000/kilogram. Ini terjadi pasca Idul Fitri 1440 Hijriah.

Sebelumnya, satu minggu menjelang lebaran harga TBS mencapai Rp1.500/ kilogram dan karet Rp. 9.000/ kilogram.

“Situasi ini tidak menguntungkan,” ungkap Petani asal Kecamatan Koto Baru, Jamil (53) kepada Singgalang, Selasa (18/6).

Bahkan, lanjutnya harga TBS pada tingkat pengepul anjlok hingga Rp700/ kilogram saat dua hari menjelang Idul Fitri.

Ia menjelaskan, pasca lebaran harga TBS dibuka pada harga Rp850/ kilogram. Beberapa hari ini hanya menyentuh dan terus menetap di harga Rp950/ kilogram.

Menurut dia, rendahnya harga jual TBS tidak berbanding lurus dengan biaya produksi, seperti upah panen dan biaya pupuk yang dikeluarkan.

Petani lainnya Mukhlis (49) mengaku dengan harga TBS yang rendah tidak sesuai dengan keperluan kebutuhan pokok yang harganya tinggi saat ini.

Ia berharap harga TBS kembali normal atau mencapai Rp1.500 per kilogram. Dengan demikian petani mendapat harga bersih Rp1.000 per kilogram. (roni)

Loading...

Berita Terkait