Tak Berkategori  

Petugas Gabungan Razia Kendaraan Kelebihan Muatan

PASBAR – Dinas Perhubungan Kabupaten Pasaman Barat bersama Satuan Lalu Lintas Polres setempat menggelar razia gabungan kendaraan melebihi kapasitas atau angkutan Over Dimension dan Over Load (ODOL), Rabu (26/1).

Plt Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat, Bakaruddin menjelaskan razia digelar di Kecamatan Kinali itu sebagai bentuk pengawasan dan penertiban bagi angkutan barang dan angkutan umum melebihi tonase.

Menurutnya selain muatan dan dimensi kendaraan, pemeriksaan juga dilakukan untuk mengukur panjang, lebar dan tinggi kendaraan.

Dari pemeriksaan dimensi kendaraan ini, petugas memberi peringatan kepada kendaraan dengan menandai body truk dengan cat, karena ukuran kendaraan tidak sesuai standar.

“Kendaraan yang melebihi tonase akan ditilang termasuk over dimensi. Untuk over dimensi kita ditandai dengan cat, artinya agar pihak pemilik nanti memotong agar ukurannya sesuai dengan standar atau aslinya,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada pengendara angkutan untuk selalu memperhatikan masa berlaku KIR dan kendaraan yang over load muatan.

“Para pengendara angkutan baik angkutan barang dan angkutan bus dan angkutan lainnya untuk wajib KIR. Pastikan angkutan tidak sampai over load dan kendaraan tidak over dimensi, untuk keselamatan pengemudi, penumpang, dan keselamatan pengendara lain,” tegasnya.

Ia menambahkan razia kenderaan ODOL ini akan dilaksanakan setiap hari di Pasaman Barat dengan menyasar beberapa wilayah yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran, dengan tetap bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman Barat.

Sementara itu Kepala Satuan Lalu-Lintas Polres Pasaman Barat AKP Yuliadi mengatakan razia ini merupakan suatu aksi keprihatinan terhadap banyaknya pelanggaran muatan dan dimensi angkutan.

Hal itu mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan dan merusak jalan yang dapat mengganggu arus lalu-lintas.

Menurutnya selain bentuk penertiban terhadap kendaraan yang melebihi tonase, juga dalam rangka memelihara jalan yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dapat terpelihara dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa kendaraan yang ditertibkan ini adalah kendaraan angkutan barang yang mengubah dan menambah panjang sasis kendaraan yang menyalahi aturan, dan melebihi muatan.

“Kendaraan akan ditilang, dan didata oleh petugas Dinas Perhubungan,” tegasnya.

Ia mengkhawatirkan truk yang melebihi muatan atau over load ini akan membahayakan banyak pihak, baik pengendara maupun pengguna jalan lain.

“Selain memicu mudah terjadinya kecelakaan, truk muatan over load ini juga menyebabkan jalan cepat rusak,” ujarnya.

Dalam razia itu, katanya banyak ditemukan pelanggaran, seperti surat kendaraan dan KIR yang sudah mati, kendaraan yang tidak memiliki surat, hingga surat kendaraan yang dipalsukan sampai kenderaan yang tidak layak operasi.

“Terhadap kendaraan itu petugas memberikan sanksi kepada 12 kendaraan berupa tilang dengan barang bukti STNK dan dua kendaraan diberi tanda cat oleh Dishub karena melebihi ukuran panjang yang diizinkan,” katanya. (014)