Tak Berkategori  

Petugas Lakukan Pencacahan Vaksinasi Lansia dan Kormobid

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 tahap kedua untuk warga lanjut usia (lansia). (antara)

Payakumbuh, Singgalang –¬†Dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi untuk menyudahi pandemi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh bersama Bhabinkamtibmas dan Kelurahan Ikua Koto Dibalai, melakukan pencacahan kepada masyarakat lansia dan komorbid yang belum melaksanakan vaksinasi.

Kepala Dinas Kominfo Junaidi, kepada Singgalang, Kamis (13/1) mengatakan, pendekatan dan pemahaman yang dilakukan secara kekeluargaan kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi ini, jauh lebih efektif. Dan terbukti, mereka yang sebelumnya enggan dan tidak mau, akhirnya semua menerima dan mau divaksin.

“Alhamdulillah, dengan cara seperti ini masyarakat langsung paham. Insya Allah semua masyarakat kita yang lansia dan komorbid bersedia untuk divaksin dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit. Karena pendekatan dari hati ke hati memang diperlukan pada kondisi seperti sekarang ini,” ujarnya.

Selain itu, Junaidi menyebut, bersama pihak kelurahan dan Bhabinkamtibmas, pihaknya akan melakukan pendataan beberapa hari kedepan dan mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat yang belum divaksin. “Kita akan lakukan pendataan dulu dan kemudian baru dilaksanakan vaksinasinya hari Jumat besok di kelurahan. Mudah-mudahan dengan pendekatan dan pemahaman yang kita berikan ini, semua kendala yang terjadi bisa diselesaikan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Ikua Koto Dibalai Soni Taizar, secara terpisah, mengatakan, pihaknya siap untuk melakukan jemput antar bagi masyarakat lansia dan kormorbit untuk melakukan vaksinasi dan pemeriksaan ke rumah sakit. “Kita siap memfasilitasi masyarakat, dan kita akan antarkan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga semua masyarakat yang terkendala sebelumnya bisa melakukan vaksinasi,” ucapnya.

Seperti yang disampaikan pasangan lansia suami istri Bachtar dan Neldiati, dimana sebelumnya kedua pasangan suami istri ini belum melaksanakan vaksin karena hipertensi. Namun berkat edukasi yang diberikan, mereka bersedia untuk melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. “Kami baru paham, setelah diberikan pemahaman hari ini. Dan kalau hasil pemeriksaan di rumah sakit aman, kami bersedia untuk divaksin,” pungkas mereka. (207)