Tak Berkategori  

Pilkada Serentak Efektif dan Efisien

 Anggota DPR/MPR dari Fraksi PAN, H. Mhd Asli Chaidir didampingi Camat Padang Selatan Fuji Astomi, Anggota DPRD Amril Amin, Ketua LSM Paku Hendri Septa dan moderator Andika, memberikan materi di hadapan pengurus RT/RW, Lurah dan LPM di aula kantor camat, Jumat (2/9). (effendi)

Anggota DPR/MPR dari Fraksi PAN, H. Mhd Asli Chaidir didampingi Camat Padang Selatan Fuji Astomi, Anggota DPRD Amril Amin, Ketua LSM Paku Hendri Septa dan moderator Andika, memberikan materi di hadapan pengurus RT/RW, Lurah dan LPM di aula kantor camat, Jumat (2/9). (effendi)

PADANG – Pilkada serentak yang dilaksanakan 9 Desember 2015 dinilai efektif dan efisien pelaksanaannya. Di samping itu, juga terpilih pemimpin yang sesuai dengan harapan rakyat. Khusus Sumbar yang menggelar pilkada serentak di 14 daerah (satu provinsi), dinilai bagus pelaksanaannya.

“Pilkada serentak itu adalah wujud demokrasi Pancasila. Sumbar juga berbangga atas penilaian pemerintah pusat tersebut, meski ada beberapa kandidat yang menggugatnya ke Mahkamah Konstitusi (MK), tapi pelaksanaannya, aman dan lancar,” kata Anggota DPR/MPR dari fraksi PAN, H. Mhd Asli Chaidir di hadapan 150-an pengurus RT/RW, Lurah, LPM, Karang taruna dan kader PAN, Jumat (2/9) di aula kantor Camat Padang Selatan.

Mantan ketua PAN Sumbar dua periode ini menjelaskan, dengan mengamalkan demokrasi Pancasila tersebut akan mampu terjaring para pemimpin visioner dan memiliki hikmat kebijaksanaan, bukan mereka yang menghalalkan segara cara demi kekuasaan yang ia identikkan dengan kesempatan.

“Perubahan sistem demokrasi tersebut tidak hanya sebatas pemilu serentak saja, tetapi berlanjut pada perubahan asasi dengan kembali mengamalkan demokrasi berdasarkan Pancasila,” tambahnya.

Menurut dia, pilkada serentak harus menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi pancasila dan tidak menyalahi konstitusi negara yaitu UUD 1945. Pilkada serentak sebagai produk demokrasi Pancasila, haruslah memperkuat kesatuan dalam bentuk negara KNRI dengan semangat kebhinekaan.

Sedangkan Hendri Septa mengungkapkan Pilkada serentak tersebut menuju Indonesi baru. Pilkada serentak tidak saja efisien dan efektif, tapi juga tidak merepotkan rakyat yang harus berulang kali ke TPS. Pelantikan kepala daerah terpilih juga bisa dilakukan serentak sehingga hemat waktu, hemat anggaran.

“Kita akui ada kelemahan dari pilkada serentak ini, tapi jika semua pihak serius menjalankan tupoksinya dan pelaksanaan Pilkada serentak benar-benar demokratis, jujur dan adil serta penyelenggara profesional, maka akan menyumbang kontribusi terhadap performa demokrasi di negeri ini,” kata dosen Unand tersebut.

Hendri yang juga Ketua LSM Paku ini menyebutkan untuk menyikapi kelemahan-kelemahan tersebut sistem demokrasi Pancasila yang sudah bagus itu perlu ada perbaikan agar kelemahan dimaksud bisa diminimalisir.

Dalam kegiatan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) Sumbar 1 itu dan dihadiri Camat Padang Selatan, Fuji Astomi juga diwarnai diskusi yang dipandu moderator Andika. Sejumlah tokoh  masyarakat, karang taruna bergantian bertanya. (effendi)