oleh

Pohon Tumbang, Dimanfaatkan Oknum Pemuda Minta Sumbangan

LUBUK SIKAPING – Cukup banyaknya pohon tumbang di beberapa titik jalan di Pasaman tidak saja mengganggu arus lalu lintas, namun juga merugikan pengendara.

Pasalnya, kejadian ini dimanfaatkan oleh pemuda di titik pohon tumbang untuk meminta sejumlah sumbangan kepada para pengendara yang melintas. Seperti yang terjadi di jalan Kecamatan Duo Koto menuju Talu, Pasaman Barat dan jalan Kumpulan menuju Kecamatan Simpati.

Pantauan Singgalang, beberapa pemuda tampak meminta sumbangan kepada pengendara apa saja yang lewat. Seolah-olah, mereka membersihkan material pohon untuk kelancaran arus lalu lintas. Namun ironisnya, berjam-jam sudah tetapi pohon tumbang itu tak kunjung selesai dikerjakan sementara sumbangan terus diminta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman, Sayuti Pohan, Jumat (26/8) meminta masyarakat tidak memanfaatkan bencana alam untuk meraup keutungan mendapatkan uang.

“Kami kesal melihat tindakan sejumlah oknum masyarakat ini. Setelah tim BPBD menyingkirkan kayu yang tumbang di tengah jalan Kumpulan-Simpati, sejumlah oknum kembali meletakkan kayu dan tiang listrik ke tengah jalan. Mereka meminta-minta uang kepada seluruh pengendara yang melewati jalan tersebut, dengan alasan kayu dan tiang listrik tumbang ke tengah jalan, dan mereka minta uang kopi dan rokok,” ujar Pohan.

Loading...

Berita Terkait