Tak Berkategori  

Polisi Akan Panggil Perempuan yang Diduga Buat Laporan Bohong Soal Pelecehan oleh Driver Ojol 

Perempuan yang mengaku menjadi korban pelecehan driver ojol, dan belakangan diketahui ternyata berbohong. (ist)

PADANG – Kepolisian Resor Kota (Poltabes) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akan memanggil perempuan yang sempat mengaku nyaris diperkosa oleh pengemudi ojek dalam jaringan (ojol) berinisial N (23).

“Kami akan memanggil kembali N untuk mengambil keterangannya demi mendalami persoalan ini. Rencananya, pemanggilan dibuat besok,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, Kompol Rico Fernanda di Padang, Rabu (29/9).

Ia menjelaskan, keterangan yang akan didalami polisi selanjutnya adalah tentang dugaan pelecehan yang dialami korban.

“Korban kan diawal mengaku nyaris diperkosa oleh terduga serta mengalami pelecehan seksual. Itu yang didalami,” jelasnya.

Sementara, untuk keterangan korban yang mengatakan bahwa pria terlapor adalah pengemudi ojek daring yang tidak dikenal oleh korban, telah terbantah dari hasil penyelidikan serta diakui korban. Diketahui, mereka sudah saling kenal lewat aplikasi pencari jodoh sejak 17 September dan telah berkirim pesan.

Kemudian, juga terkonfirmasi bahwa N dan pria terlapor pergi dan makan bersama pada Senin (27/9), hingga ke salah satu pusat perbelanjaan di Padang.

Selain itu, keterangan awal N yang mengatakan ia selamat dari “cengkraman” pelaku dengan melarikan diri dan naik angkot pulang ke indekos juga terbantah. Karena, belakangan diketahui ternyata N pulang ke indekos diantarkan oleh laki-laki tertuduh tersebut.

“Jadi, sekarang kami fokus mendalami dugaan percobaan pemerkosaan atau pelecehan yang diterangkan oleh N,” jelas Rico Fernanda.

Sampai saat ini, polisi belum bisa menjelaskan motif N memberikan sejumlah keterangan yang berbeda di awal kejadian pada Senin (27/9).

“Perlu kami luruskan persoalan ini agar tidak membuat masyarakat resah, dan persoalan ini pun masih terus kami proses,” katanya.

Sebelumnya, N mengaku sebagai korban pelecehan dan nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh pengemudi ojek dalam jaringan (daring) pada Senin (27/9).

Bahkan, ia didampingi sang kekasih telah membuat laporan polisi ke Polresta Padang, sehingga ditindaklanjuti oleh kepolisian. (rn/ant)