oleh

Polisi Cek Karaoke Tempat Korban Pembunuhan Bekerja

Tersangka Yustian digiring petugas (okezone.com)

JAKARTA – Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengungkapkan pihaknya tengah menelisik tempat karaoke Ciktuti Iin Puspita yang menjadi korban pembunuhan. Hal itu untuk mendalami motif kasus tersebut.

“Sudah ada beberapa sekarang kami lagi cek ke sana (tempat karaoke),” ucap Indra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (24/11).

Selain itu, Indra menuturkan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan beberapa saksi-saksi lainnya, termasuk beberapa ada perusahaan aplikator. Mengingat, korban diketahui selalu menggunakan transportasi online saat bekerja.

“Nanti kami minta untuk mengetahui kebenaran apa yang disampaikan oleh para pelaku. Bahkan, ada indikasi juga sebelumnya mereka berdua (korban dan NR) sempat keluar dua hari sebelumnya di hari Jumat,” tutur Indra kepada okezone.

Seluruh rangkaian tersebut, kata Indra, untuk mengungkap fakta-fakta baru yang ditemukan usai menjalani rekonstruksi pembunuhan dalam lemari tersebut. “Jadi ada beberapa fakta baru, memang untuk merangkai suatu cerita latar belakang ini sampai terjadi kejadian itu masih ada beberapa yang simpang siur. Sehingga kami harus memastikan yang mana yang benar mereka lakukan,” ucap Indra.

Sebelumnya diberitakan, Iin Puspita ditemukan tewas pada Selasa (20/11. Pelaku menyimpan mayat korban di dalam lemari kamar kos-kosan di kawasan Kelurahan Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan.

Beberapa saat kemudian, kedua pelaku yakni Yustian dan Nissa Regina dibekuk polisi saat berusaha kabur di wilayah Merangin, Jambi. Keduanya berencana kabur ke Kampung Nissa di Padang, Sumatera Barat. (aci)

Loading...

Berita Terkait