Tak Berkategori  

Populasi Ikan Bilih Terancam Punah

Danau Singkarak (net)
Danau Singkarak (net)

BATUSANGKAR – Gangguan dan ancaman membayangi populasi bilih di kawasan danau Singkarak. Kepunahan telah ditandai dengan kian menyusutnya pertumbuhannnya.
Dalam upaya untuk mempertahankan populasinya, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tanah Datar terus melakukan langkah penanganan.

Kali ini menggandeng Pemprov dan Pemkab Solok melaksanakan tindakan dengan menggelar operasi. Dimana ada Tim Pengawasan Ikan Selingkar Danau Singkarak yang telah dibentuk dalam waktu dekat akan melakukan penertiban penggunaan alat dan bahan penangkapan bilih dan popukasi ikan lainnya yang membahayakan habitatnya.

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar, Daryanto Sabir mengatakan, penggunaan alat penangkapan ikan berupa bagan, bahan kimia, bahan biologis, peledak dan listrik di perairan Danau Singkarak yang dapat mengakibatkan kian menurunnya sumberdaya bilih dan aneka ikan mengancam kelestarian populasinya untuk ini tim pengawasan akan melakukan penertiban.

Dikatakannya, saat ini, ada 317 unit bagan yang tidak sesuai aturan yang diduga akan membahayakan kelestarian lingkungannya dengan sumberdaya bilih dan ikan di Danau Singkarak.

“Bagan yang dilarang itu merupakan alat tangkap ikan sejenis jaring angkat yang digunakan nelayan untuk menangkap bilih dan bibut ikan lainnya. Dimana bagan yang dibolehkan itu sejenis jaring insang, pancing, jala, seser atau tangguak, sepanjang tidak merusak pelestarian sumberdaya bilih dan ikan di salingka danau,” kata Daryanto pada Singgalang, Rabu, (10/10) di Pagaruyung. (yusnaldi)