oleh

Presiden Jokowi Setuju Iuran BPJS Kesehatan Naik

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui agar iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan dinaikkan agar tak terus mengalami defisit.

“Prinsipnya, semua dalam kajian yang sudah menuju titik terang,” kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9).

Meski demikian, Presiden Jokowi juga menekankan adanya perbaikan dalam manajemen BPJS Kesehatan itu, sehingga, sistem dari JKN bisa lebih efektif dan efesien. “Ya sudah dikalkulasi bahwa memang harus naik. Tapi pada sisi lain, Presiden sudah menegaskan bahwa manajemen BPJS harus diperbaiki dari waktu ke waktu. Termasuk bagaimana bangun sistem lebih efisien, lebih efektif,” terangnya dikutip dari okezone.

Menurut Moeldoko, Jokowi ingin adanya perbaikan sistem BPJS Kesehatan dan iuran BPJS Kesehatan agar tak lagi mengalami defisit. “Jadi dua-duanya akan dibenahi. Karena memang secara itung-itungan, selama ini BPJS tidak pernah mencukupi. Oleh karena itu caranya harus naik. Yang kedua memang Presiden sudah beberapa kali memberikan penekanan untuk segera pembenahan dari sisi manajerial. Dua duanya akan berjalan dengan seiring. Semua Masyarakat harus memahami itu,” ujar Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan bahwa sehat merupakan hal yang mahal. Menjaga kesehatan, kata dia, memerlukan perjuangan yang tak mudah. Ia pun meminta masyarakat untuk menjaga kesehatannya dengan mengurangi konsumsi rokok.

“Jangan mengembangkan sehat itu murah. Nanti repot. Sehat itu mahal, perlu perjuangan. Kalau sehat itu murah orang menjadi sangat manja, tidak mau mendidik dirinya untuk menjadi sehat. Sehat itu perlu perjuangan, perlu olahraga, perlu ngurangi rokok,” tandasnya. (aci)

 

Loading...

Berita Terkait